Upacara Hardiknas 2018, Bupati Madiun Tanggapi Soal GTT

by
Bupati Madiun, Muhtarom, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman pendopo kabupaten setempat, Rabu (2/5/2018). (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com – Bupati Madiun, Muhtarom menyinggung soal GTT (Guru Tidak Tetap) yang ada di lingkup Pemkab Madiun, Jawa Timur. Menurutnya, berdasarkan PP 48, pemerintah daerah tidak diperbolehkan mengangkat pegawai dan tenaga kontrak, kecuali ada kebijakan pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan, kebijakan pemerintah yang kemarin mulai mengangkat tenaga penyuluh yang notabenya pegawai fungsional, semoga nanti ada kebijakan bahwa pemerintah akan akomodir, kebutuhan riil tenaga pendidikan yang ada di daerah ini,” kata Bupati Muhtarom, saat memberi sambutan dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HPN), di halaman pendopo Ronggo Djoemeno, Rabu (2/5/2018)

Meski begitu, lanjut Bupati Muhtarom, pemberian intensif kepada GTT di lingkup Pemkab Madiun terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Untuk tahun ini, Pemkab memberikan intensif kepada GTT sebesar Rp 400 ribu hingga 750 ribu. Kedepan, jika keuangan daerah ini mampu, akan disesuaikan UMK,” tandasnya.

Peringatan HPN 2018 ini, diikuti sekitar 600 peserta. Mereka diantaranya Forkompimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Praktisi Pendidikan, Kepala Sekolah dan sejumlah siswa SD, SLTP, SLTA serta mahasiswa.

Bupati Muhtarom mengatakan, kondisi dunia pendidikan dan kebudayaan nasional yang dicita-citakan saat ini masih jauh dari jangkauan. Karenanya, perlu usaha keras memperluas akses pendidikan yang berkualitas. “Pendidikan kedepan harus memiliki ketelitian sesuai tuntutan masyarakat, lapangan pekerjaan dan kebutuhan pembangunan,” ungkapnya.

Dengan momentum HPN ini, lanjutnya, sebagai generasi bangsa, patut mengenang kiprah tokoh pendidikan Indonesia, yakni Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau lebih dikenal Ki Hajar Dewantara. Dimana hari lahirnya menjadi hari sebagi ajang refleksi pendidikan di negeri ini. Berdasarkan tema HPN 2018 yakni Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan, menurut Bupati, perlunya menunjukkan kepada dunia jika Indonesia memiliki kekayaan budaya.

“Ini harus terus digali, dilestarikan dan dikembangkan demi mewujudkan Indonesia yang sangat maju di bidang kebudayaan,” katanya.

Usai upacara, Bupati Madiun kemudian memberikan penghargaan kepada guru berprestasi di bidang pendidikan di Kabupaten Madiun. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *