Tinjau UNBK, Ini yang Dilakukan Kapolres Probolinggo Kota

by
Kapolres Probolinggo Kota saat meninjau genset di SMAN 1, sebagai alat cadangan untuk mengantisipasi listrik padam, selama UNBK berlangsung. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Demi kelancaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Kapolresta Probolinggo bersama Kepala Kemenag setempat, mendatangi Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2, Senin (9/4/2018) pagi.

Tak hanya itu, AKBP Alfian Nurrizal, juga menyempatkan diri singgah di SMAN 1. Hanya saja, di SMAN yang bersebelahan dengan MAN 2 itu, Kepala Kemenag Muhammad tidak ikut.

Selain melihat situasi kelas, tempat siswa mengerjakan UNBK di SMAN 1, Kapolresta didampingi Kepala SMAN 1 Samsul Anam, menyempatkan diri melihat sarana penunjang UNBK lainnya. Seperti genset yang dipersiapkan pihak SMAN 1 untuk mengantisipasi listrik padam. Diketahui, SMAN 1 menyewa genset berkekuatan 60 ribu watt yang diletakkan di halaman depan sekolah.

Terlihat genset yang disewa sampai masa UNBK berakhir tersebut dijaga tiga orang. Kepada petugas genset, Kapolresta meminta untuk tetap berada di dekat lokasi genset. Sebab, jika listrik padam, petugas bisa langsung menghidupkan genset. Dengan demikian, pelaksanaan UNBK yang terganggu, bisa dengan cepat diatasi. “Jangan meninggalkan genset ya. Harus standby di sini,” pinta Alfian.

Kapolresta juga meminta Kepala Rayon PLN Probolinggo, Fajar Rio Rikiyanto yang ikut dalam kunjungan tersebut, menjaga agar listrik tidak padam. Sebab, jika padam, meski pihak SMAN 1 telah menyediakan genset, tetap akan mengganggu konsentrasi peserta UNBK. “Upayakan tidak padam ya. Bisa kan,” pinta Kapolresta yang diangguki Fajar Rio.

Dalam kesempatan itu, Fajar yang mendampingi Kapolresta mengatakan, akan berusaha listrik tidak padam. Dijelaskan, pihaknya telah memutuskan untuk tidak melakukan pemadaman hingga UNBK selesai.

“Mulai kemarin sampai UNBK selesai, tidak ada pemadaman. Kecuali ada sestau yang diluar kemampuan kami. Seperti bencana atau kecelakaan. Misalnya tiang listriknya dihantam kendaraan,” tandasnya.

Pihaknya juga telah menghentikan kegiatan pembersihan atau pemotongan pohon, dahan dan ranting yang mengenai jalur listrik. Kecuali tanaman atau ranting serta dahan yang posisinya dibawah kabel, tetap dilaksanakan. “Kegiatan seperti itu, kami hentikan sementara. Terutama pembersihan dahan yang posisinya diatas kabel. Kalau dibawah kabel, masih kami lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Samsul Anam mengatakan, UNBK di hari pertama, berlangsung lancar. Tidak ada kendala berarti seperti jaringan internet, masalah soal UNBK dan server. Pihaknya telah menggandeng operator Telkomsel untuk urusan internet. Mengenai listrik, pihaknya telah menyewa genset selama 4 hari. “Di hari pertama UNBK, tidak ada keluhan dari siswa. Mudah-mudahan sampai UNBK berakhir, tidak ada persoalan,” tandasnya.

Disebutkan, siswa yang mengikuti UNBK tahun ini, sebanyak 208 murid yang dibagi 2 shift dan tidak ada yang tidak mengikuti UNBK. Komputer yang digunakan untuk UNBK sebanyak 95 unit ditambah 5 unit untuk cadangan. Pada UNBK tahun sebelumnya, UNBK dibagi 3 shift. “Sekarang hanya 2 shift. Ada peningkatan berkat bantuan dan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *