Tingkatkan Kesejahteraan, KWT di Madiun Ikuti Pelatihan Pengolahan Es Krim Durian

by
Suasana praktek membuat es krim durian. (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com – Upaya penguatan kelembagaan dan meningkatkan kesehteraan petani/peternak kawasan Agropolitan Gedangsari, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, menggelar kegiatan kelembagaan petani/peternak bagi KWT (Kelompok Wanita Tani), di kantor BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (11/7/2018).

Kegiatan ini diikuti KWT se-Wilayah Gedangsari, meliputi Kecamatan Dolopo, Dagangan, Geger, dan Kecamatan Kebonsari. Selain itu, juga hadir Koordinator BPP Kecamatan Dagangan Heru Edy Suseno, Mantri Pertanian Kecamatan Dagangan Agus Waluyojadti, Bidang Holtikultura Sumanto diwakili Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Djatmiko, Sri Winarti, dan semua PPL Kecamatan Dagangan, dengan narasumber Nur Cholipah dan Endang Susilowati.

Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Djatmiko mengungkapkan, kegiatan tersebut sudah dirancang sejak bulan puasa. Namun, karena anggaran baru turun akirnya dilaksanakan setelah Idul Fitri.

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan ibu-ibu KWT petani/peternak agar bisa membuat kue sendiri. Selain itu, pelatihan ini bisa memproduksi sendiri, dan bisa dipasarkan. Paling tidak, bisa untuk diri sendiri,” ungkap Djatmiko.

Djatmiko menuturkan, kegiatan tersebut seperti di Pilangsaba, Kecamatan Pilangkenceng yakni budidaya bawang merah. Di Kecamatan Balerejo budidaya jeruk besar. Sedangkan wilayah gedangsari kakao dan durian.

“Tahun lalu ada pelatihan seperti ini, tetapi narasumbernya berbeda. Dengan diadakan pelatihan seperti ini ada peningkatan, yang kaitannya dengan produk-produk olahan. Sehingga pelatihan ini bisa memproduksi,” tambah Djadmiko.

Djadmiko menambahkan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan KWT dalam hal pengolahan. “Selain itu, kemarin KWT Kakao di Dolopo sudah pelatihan. Sedangkan lainnya KWT-KWT petaninya yang pelatihan, jadi satu paket, meliputi petani kakao, petani durian, dan peternak kambing,” sambungnya.

Sementara Nur Cholipah, yang menjadi narasumber pelatihan mengatakan, pengertian buah durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan, nama ini diambil dari kulitnya yang keras, lekuk-lekuk, dan tajam menyurupai duri. Sebutan populernya adalah raja buah.

Menurutnya, manfaat buah durian bagi kesehatan. Durian tidak kalah dengan buah-buah seperti alpukat, nangka, pisang yang kaya energi, mineral dan vitamin, 100g buah durian segar mengadung 147 kalori.

“Sumber energi buah durian yang mempunyai testur lembut, mudah dicernakan terbuat dari gula yang sederhana seperti fluktosa ketika durian dimakan, maka akan segera menghasilkan energi dan merevitalisasi tubuh secara langsung,” paparnya.

Meskipun buah durian mengandung lemak yang relatif inggi dari buah-buah yang lain, lanjutnya, durian bebas lemak jenuh dan kolesterol. Buah durian mempunyai buah tinggi serat, antioksidan, sumber kaya mineral, sumber kalsium, sumber asam animoesensial. Buah tinggi serat makanan, sehingga menjadi pencernakan yang baik, serat dari buah durian akan membantu melindungi selaput lendir usus untuk melindungi penyebab kangker usus besar, kaya antioksidan.

“Buah durian merupakan sumber yang baik, antioksidan dari vitamin C dan komsumsi vitamin C akan membantu tubuh kebal infeksi dan radikal bebas berbahaya. Buah durian juga kelompok vitamin B kompleks dan semua itu penting buat tubuh, sumber kaya mineral, sumber kalsium, sumber asamanimo, esensial, kandungan gizi buah durian,” ulas Nur Cholipah.

Sementara narasumber satunya, Endang Susilowati, memberikan keterampilan cara membuat Es Krim Durian. Disitu, dirinya langsung mengajak peserta untuk praktek. Mulanya, menyediakan susu bubuk, gula, SKM, dicampur dengan air 400 ml, kemudian diaduk rata.

Kemudian seteleah mendidih, masukan Maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air. Aduk sampai mengental. Kemudian masukan daging durian, aduk sebentar dan diamkan sampai dingin dan tuang pada wadah dan masukan pada Frizer

“Ambil 1 sdm SP cairkan diatas air mendidih, ambil adonan es sampai lembut, kemudian masukan milk shock, aduk rata adonan es dari Frizer. Hancurkan dengan garbu dan mixer tuang SP Milk shock aduk rata tuang wadah, dan simpan dalam frizer selama 12 jam, es krrim durian siap di ikmati,” ungkapnya Endang Susilowati. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *