Tim Penilai Asman Toga Dinkes Provinsi Jatim Kunjungi Nganjuk

by
Kunjung lapang penilaian Kelompok Asman Toga di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. (FOTO: SIS)

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Kelompok Asman (Asuhan Mandiri) yang berada di Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, dikunjungi tim Penilai Asman Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Akrupresur dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Senin (4/6/2018). Tujuannya untuk melakukan penilaian lapangan pada Kelompok Asman di desa tersebut.

Sebelum menuju lokasi penilaian, sekitar pukul 08.00 WIB, tim yang diketuai Dra Elmi Mufidah MKes, tiba di Ruang Rapat Pringgitan, Pendopo Kabupaten Nganjuk untuk ketemu terlebih dahulu Pj Bupati Drs Sudjono MM.

Kehadiran Tim penilai didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk, dr Achmad Noer Cholis beserta jajarannya. Kedatangan Tim Penilai tersebut disambut Pj Bupati Nganjuk, Asisten dan Pengurus PKK Kabupaten Nganjuk. Di tempat ini, terdapat pembicaraan tim penilai dengan Pj Bupati Nganjuk. Diantaranya, terkait bagaimana mekanisme kerjasama lintas sektoral selama ini.

Pertemuan tersebut cukup singkat. Pj. Bupati mengungkapkan rasa terimakasih kepada Tim penilai. Mudah mudahan di bulan Ramadhan ini semua menjadi barokah,” tutur Pj Bupati.

Kemudian, tim penilai bersama Pj Bupati beserta rombongan, bersama-sama menuju Gedung PKK, guna melihat secara langsung produk produk hasil olahan toga yang dikerjakan PKK. Hasil tanaman obat ini menjadi olahan minuman, diantaranya jamu beras kencur, kunyit asam hingga olahan makanan.

Tim penilai selanjutnya melihat taman toga yang terletak di sebelah Gedung PKK. Kemudian melanjutkan tugasnya dan rombongan menuju Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo. Disana, tim akan melakukan penilaian pada Kelompok Asman yang bernama Dandang Gendis.

Adanya kelompok Asman Dandang Gendis ini, berawal dari adanya seorang ibu yang hobi menanam tanaman toga. Sehingga, para tetangga dari ibu tersebut juga ingin menggalakkan tanaman toga. Hingga berkembang menjadi 10 rumah dan akhirnya seluruh rumah tangga di RT 001 RW 001 Desa Lestari, semuanya menanam tanaman toga tersebut.

Kunjungan berikutnya di Puskesmas Patianrowo, untuk wawancara para petugas Puskesmas. Dalam kesempatan ini, Ketua Tim penilai mengatakan, jika Puskesmas-nya bagus. “Semoga kita bisa bertemu di tingkat nasional,” ucapnya.

Kemudian ke Kantor Kecamatan Patianrowo, guna wawancara kepada Camat Patianrowo, Subani, SH MM. Dan kunjungan terakhir, di Balai Desa Lestari. Para Tim penilai mendapat sambutan hangat dari kader Asman Dandang Gendis. Pengalungan ronce bunga melati disampaikan pada Ketua Tim penilai.

Penilaian ini, kata Dra Elmi Mufidah MKes, bertujuan untuk edukasi dan motivasi kepada masyarakat. Agar masyarakat memiliki dan bisa memanfaatkan toga secara benar. “Kegiatan ini akan diadakan setiap tahun. Pelaksanaannya berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga sampai pusat/nasional,” ungkapnya.

Setelah itu, Camat dan jajarannya sampai pengurus PKK di semua desa, melakukan Deklarasi Asmanisasi Asuhan Mandiri Tanan Obat Keluarga dan Ketrampilan. Penilaian ini diakhiri oleh Tim penilai dengan melihat produk-produk hasil tanaman obat Desa Lestari dalam stand pameran yang sudah disiapkan. (sis/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *