Tiga Pilar Aparatur Pemerintah Nganjuk Gelar Silaturrahmi dan Buka Bersama

by
Silaturrahmi Tiga Pilar Aparatur Pemerintahan, di lingkup Pemkab Nganjuk, dihelat di Aula Makodim Nganjuk, Rabu (30/5/2018).

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Kegiatan silaturrahmi Tiga Pilar Aparatur Pemerintahan, di lingkup Pemkab Nganjuk, dihelat di Aula Makodim Nganjuk, Rabu (30/5/2018), pukul 16.30 WIB.

Hadir dalam acara ini, Subdit Reskrimum Polda NTT, AKBP Dody Eko Wijayanto, Anggota Forkopimda Nganjuk yakni Pj Bupati, Kapolres, Dandim 0810, Ketua DPRD, Ketua PN, Kasi Intel Kejari, jajaran Dinas terkait, Ketua Organsasi Perangkat Daerah, Kapolsek, dan Camat se-Kabupaten Nganjuk.

Pj Bupati Nganjuk, Drs Sudjono MM, Dalam sambutannya mengatakan, kagiatan Silaturahmi ini diharapkan dilakukan mulai tingkat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), dimana koordinasi secara rutin, evaluasi situasi wilayah, agar bisa mengantipasi gerakan apapun secara dini, guna pencegahan.

Pendayagunaan forum pembinaan desa meliputi Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD. Serta mendayagunakan peran RT dan RW dalam deteksi dini kejadian di wilayah tingkat Desa dan Kelurahan. Juga berkoordinasi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Serta mendayagunakan peran Satlinmas yang ada di Desa dan Kelurahan. Forkopimcam juga berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu di Kecamatan yakni PPK dan Panwascam.

“Yang penting Forkopimcam tupoksinya masih dalam batas koridor, tidak untuk intervensi,” tandas Pj Bupati.

Sementara Dandim 0810 Nganjuk, Letkol Arh Sri Rusyono S, dalam sambutannya mengharapkan, para tamu undangan untuk mengenang dan menghayati sejarah yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Salah satunya melihat dan mengenang tempat Sholat Jendral Sudirman yang sudah terpajang di dalam dan di luar Aula Makodim 0810 ini. Menurutnya, bangsa yang bijak adalah bangsa yang menghargai sejarah negera ini. Manusia yang bijak bisa mengambil pelajaran masa lalunya.

“Mari kita jaga identitas kepribadian kita. Selamatkan generasi muda penerus negara ini. Jangan mudah terpengaruh oleh budaya asing,” harap Dandim 0810.

Selanjutnya, AKBP Dody Eko Wijayanto, Subdit Reskrimum Polda NTT dalam tausiyahnya mengatakan, agar mensinergikan tiga pilar Aparatur Pemerintah. Aparatur Pemerintah harus bisa memegang beberapan prinsip yang dilaksanakan bersama, diantaranya komunikasi yang baik, transparansi, sinergi dalam penyelesaian masalah.

“Aparatur Pemerintah juga harus bisa berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, sekaligus dapat melaksanakan pencegahan dini terhadap bahasa radikalisme di wilayahnya,” tutur Didy Eko yang humoris. Acara usai tausyiah, dilanjutkan berbuka puasa bersama. (sis/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *