Terlindas Dump Truk, Anggota Polsek Sukapura Meninggal Seketika

by
Jasad korban saat dibawa ke kamar mayat RSUD dr Muhammad Saleh, Kota Probolinggo, untuk dilakukan otopsi. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Seorang anggota Polsek Sukapura bernama Galuh Dwi Setiawan (37), Polres Probolinggo, terlibat kecelakaan, Selasa (17/4) sekitar pukul.09.00 WIB. Akibatnya, Kanit Patroli Polsek setempat tersebut, meninggal di tempat kejadian, akibat kepalanya terlindas truk.

Peristiwal laka yang tidak seimbang itu, terjadi di Jalan Raya Sukapura, Desa Sepohgembol Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, Jasad korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr Muhammad Saleh, Kota Probolinggo, untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya dibawa ke rumah duka, di Dusun Krajan RT 05 RW 02 Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Wonomerto.

Kapolsek Sukapura AKP Kusmidi, saat di kamar mayat mengaku, tidak mengetahui pasti kronologi kejadiannya. Menurutnya, anggotanya tersebut dalam perjalanan pulang ke rumahnya selepas piket semalaman. Bripka Galuh di Polsek Sukapura menjabat Kanit Patroli. Ia meninggalkan seorang istri dan 4 anak. “Enggak tahu. Infonya tabrakan dengan dump truk,” katanya singkat.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, yang sempat ke lokasi kejadian mengatakan, Galuh dilindas dump truk bermuatan pasir yang melaju dari arah selatan menuju utara. Disebutkan, sebelum dilindas roda truk bagian belakang, korban sempat bersenggolan dengan kendaraan yang belum diketahui identitasnya.

“Jadi begini. Korban sebelum dilindas dump truk, bersenggolan dengan kendaraan lain yang sama-sama dari arah selatan dan terjatuh,” ujar Kapolresta, usai menjenguk korban di kamar mayat.

Setelah jatuh, korban terseret 6 meter, kemudian dilindas dump truk bermuatan pasir. Menurutnya, truk tidak mengerem sama sekali, karena tidak ada bekas rem. Dimungkinkan, jarak terlalu dekat, hanya 10 meter, sehingga tidak sempat ngerem. Meski ngerem, truk tidak akan berhenti tetap akan melindas korban, lantaran muatannya melebihi tonase.

“Sopirnya tidak ngambil jarak aman. Mestinya harus tahu jarak aman, jangan terlalu dekat. Muatannya melebihi tonase. Sopir dump truk sudah kami tetapkan tersengka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Alpogohan menceritakan kronologi kecelakaan hingga menyebabkan anggota Polsek meninggal di TKP. Menurutnya, semula Bripka Galuh mengendarai sepeda Motor Suzuki Satria FU dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP, pada saat bersamaan dari arah yang sama melaju dump truk dikemudikan Sugiono (47) bernopol S 9152 UU.

Sopir yang beralamat di Dusun Mojogitik RT 02 RW 01, Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung itu, melaju dengan kecepatan sedang. Diduga, karena kurang konsentrasi dalam mengemudikan, dan tidak memperhatikan jarak aman, kemudian menghantam pengendara sepeda motor yang melaju di depannya. Pengemudi kurang hati-hati pada kendaraan yang ada di depannya.

“Menghantam kendaraan korban. Korban terjatuh dan kepalanya dilindas ban belakang kiri dump truk,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *