Terjaring Razia, Pasangan Mesum di Jombang Diamankan Polisi

by
Pasangan mesum yang terjaring razia Pekat pada bulan Ramadhan, saat diamankan di Mapolsek Jombang Kota. (FOTO: ELO)

JOMBANG, FaktaNusantara.com – Antisipasi gangguan masyarakat di bulan suci Ramadhan, Polsek Jombang, menggelar razia ke sejumlah penginapan dan tempat kos yang ada di Desa Denanyar, dan Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan pasangan bukan suami istri yang sedang berada di kamar sebuah penginapan yang berada di jalan Panglima Sudirman Jombang. Pasangan tersebut yakni SL (49), dan SU (48), asal Kecamatan Gudo. Usai terjaring razia, keduanya dibawa ke Polsek setempat untuk pendataan dan pembinaan.

“Razia dilakukan dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2018,” ujar AKP Suparno, Kapolsek Jombang, Kamis (24/5/2018).

Menurutnya, berjumlah 10 personil, penyisiran penyakit masyarakat dimulai dari Mapolsek di Jalan Wisnu Wardhana No 42 Jombang. Kemudian menuju kawasan Desa Kepatihan untuk melakukan penyisiran ke sejumlah rumah kos. Namun, saat di lokasi awal ini, petugas tidak menemukan hasil.

Kemudian, petugas bergerak menyisir sejumlah penginapan di jalan Panglima Sudirman. Dan, di salah satu penginapan, petugas mendapati pasangan bukan suami istri berduaan di kamar. “SL maupun SU tak bisa menunjukkan surat nikah sehingga kita bawa ke Polsek,” kata Suparno.

Selanjutnya, petugas melanjutkan razia anak jalanan di simpang empat Sambong dan simpang empat terminal lama. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua anak jalanan. “Yang kita amankan SH (21) asal Kecamatan Peterongan, dan MKI (17) warga Kecamatan Diwek. Mereka juga kita bawa untuk pendataan dan pembinaan,” ungkapnya.

Usai dilakukan pendataan dan pembinaan, kedua pasangan mesum dan anak jalan yang terjaring razia, dipulangkan kembali oleh petugas. “Nanti kalau terjaring lagi, ya nanti kita akan tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (elo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *