Tabrakan Bus Mira Lawan Bus Pariwisata di Kertosono Nganjuk, Tiga Orang Tewas

by
Polisi saat mengevakuasi korban tewas yang berada di dalam Bus Mira.

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Kecelakaan maut yang melibatkan bus terjadi di Jalan Raya Surabaya-Nganjuk, tepatnya di Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (12/5/2018).

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang tewas. Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata Agam Tungga Jaya bernopol AE 7262 UP dengan bus PO Mira bernopol S 7217 US itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan tersebut bermula, saat bus Mira melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Barat menuju Timur. Namun, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bus Mira sarat dengan penumpang itu hendak mendahului kendaraan di depannya.

“Bus ngambil jalur kanan, sepertinya mau mendahului kendaraan di depannya,” ujar Rohmadi, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Nahas, di waktu bersamaan, muncul dari arah berlawanan bus pariwisata yang dikemudikan Yanuar Setiawan (27), asal Kaligentong RT 03 RW 05, Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melaju dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Kerasnya benturan, membuat tiga orang penumpang tewas di lokasi.

“Sepertinya ada yang meninggal tadi, kalau tidak salah tiga orang,” imbuhnya.

Dari data yang dihimpun, tiga orang tewas diketahui merupakan penumpang bus Mira. Jenazah ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD Kertosono Nganjuk, guna dilakukan visum. Sementara sang sopir bus langsung diamankan petugas.

Berikut tiga korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata dan bus Mira di Kertosono, Kabupaten Nganjuk :

1. Nur Hadi (52) warga Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Mengalami luka pada kepala dan meninggal di lokasi.

2. Feri Indriyasih (26) Jalan Pangsud I/14 RT 03 RW 03, Desa Mangundikaran, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Mengalami luka di kepala dan meninggal di lokasi.

3. Mr X, penumpang PO Mira. Mengalami luka pada kepala dan tewas di lokasi kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *