Sebuah Rumah di Sumbertaman Probolinggo, Ludes Dilalap si Jago Merah

by
Selain membakar peralatan dan perabotan rumah tangga, api juga menghanguskan tiga sepeda motor yang berada di gudang rumah korban. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Keheningan lingkungan Perumahan Sumbertaman Indah, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, tiba-tiba berubah ramai. Salah satu rumah warga di Jalan Taman Cendana Nomor 6 RT 2 RW 7, terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah yang bernama Edy Sofyan (65) mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Sebab, isi kamar yang difungsikan sebagai tempat menyimpan barang alias gudang, ludes terbakar. Tiga sepeda motor, masing-masing matik, bebek Suzuki Smash dan Honda Supra X serta sepeda angin (pancal), hangus terbakar. Api juga membakar sejumlah peralatan dan perabotan rumah tangga yang berada di gudang ukuran 3 x 3 meter tersebut.

Hingga kini, polisi belum memastikan penyebab terbakarnya rumah di lingkungan padat penduduk tersebut. Bahkan, keluarga yang rumahnya terbakar berjumlah 6 orang tidak tahu. Saat rumahnya terbakar, Edy Sofyan, istri dan tiga anaknya, tengah berada di kamar masing-masing. Dua anak lelakinya berada di kamar atas, sedang Dian Anisa (29), di kamar yang bersebelahan dengan ruang yang terbakar.

Sementara kedua orang tuanya, ada di kamar depan atau selatan ruang yang terbakar dan tengah tidur pulas. Dian menyebut, dirinyalah yang pertama mengetahui rumahnya terbakar. Saat di kamarnya, perempuan yang bekerja di PT Eratex Djaja ini melihat ruang di barat kamarnya, terang alias membara dan keluar kepulan asap.

“Saya langsung keluar, begitu melihat gudang terang. Ternyata api. Enggak tahu dari mana asalnya. Di dalam, tidak ada kompor,” ujarnya, Rabu (28/3/2018) pagi.

Tahu api membesar dan asap membumbung, anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut, bergegas dan membangunkan ayah dan ibunya. Kemudian Dian berteriak histeris meminta tolong ke warga. Teriakannya, membangunkan dua kakaknya yang ada di kamar balkon dan keluar lewat jendela kamarnya.

“Kakak saya tidak turun. Mereka berdua dari kamarnya keluar dan lari ke rumah tetangga lantai dua. kerugian yang dialami sekitar Rp 80 juta,” tandasnya.

Ditambahkan, api bisa dipadamkan total 2 jam kemudian, setelah 4 kendaraan pemadam kebakaran mengguyur rumahnya. Dian mengaku, semalaman tidak tidur di rumahnya yang terbakar. Ia bersama keluarganya, numpang tidur di rumah tetangga. Selasa paginya, ia bersama warga mengeluarkan barang yang terbakar.

“Saat terjadi kebakaran, kami tidak sempat mengeluarkan barang-barang. Hanya sebagian saja barang kami yang bisa diselamatkan,” pungkasnya.

Khawatir api bertambah besar dan menjalar ke rumah di kanan-kirinya, warga berusaha memadamkan api dengan air PDAM dan pompa air rumah tangga menggunakan selang. Namun, upaya warga tidak berhasil dan si jago merah bertambah besar hingga menghanguskan tembok rumah Dwi yang berada di sebelah baratnya. Sedang api, tidak sampai menjalar ke belakang (utara) dan sebelah timurnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sumberasih, Ipda Mugi menegaskan, belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya. Pihaknya masih belum memintai keterangan pemilik rumah, lantaran belum mendatangi Mapolsek.

Mereka Selasa pagi hingga sore, masih mengemasi barang-barangnya. Namun hasil analisa sementara, bukan diakibatkan arus pendek atau konsleting listrik. “Analisa pribadi saya, bukan dari listrik. Karena saat terjadi kebakaran, listrik masih menyala. Kompor elpiji utuh,” katanya singkat. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *