Rumah Pribadi Bupati MKP Digeledah, KPK Sita 6 Mobil Mewah dan 5 Jet Ski

by
Penyidik KPK saat menggeledah rumah pribadi Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa.

MOJOKERTO, FaktaNusantara.com – Selain menggeledah beberapa kantor dinas di lingkup Pemkab Mojokerto, dan rumah dinas Bupati Mojokerto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menggeledah dua rumah pribadi Bupati Mustofa Kamal Pasa (MKP) di Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/4/2018) dinihari.

Dari dua rumah pribadinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 6 unit mobil dan 5 jet ski milik Bupati MKP. Mobil-mobil itu, diantaranya Toyota Innova, Subaru, Honda CRV, Range Rover. Komisi antirasuah juga menyita mobil pick up, dan dua sepeda motor.

Penggeledahan rumah Mustofa dilakukan sejak Rabu sore, sehari sebelum penyitaan. Saat penggeledahan, Mustofa berada di rumah pribadinya.

Jet ski milik Bupati MKP itu, biasanya dipakai sendiri oleh Mustofa maupun koleganya untuk berselancar di Sungai Brantas yang berada di Mojokerto. Barang-barang yang disita, lantaran diduga hasil gratifikasi selama dua periode menjabat itu, kini berada di Markas Kepolisian Magersari di Jalan By Pass Mojokerto.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menggeledah kantor Pemkab Mojokerto termasuk ruang kerja Bupati dan rumah dinas Bupati yang berada di pendapa dan kompleks kantor Pemkab setempat. Selain itu, ruangan Wabup dan Sekretaris Daerah juga tak luput dari penggeledahan penyidik KPK.

KPK juga menggeledah hampir semua instansi pemerintahan di bawah Pemkab Mojokerto antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap.

Dari berbagai instansi itu, KPK menyita dokumen-dokumen kegiatan. “Yang disita hanya dokumen-dokumen terkait pelaksanaan kegiatan secara umum,” kata Didik Chusnul Yakin, Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto.

Didik mengaku sama sekali tidak ditanya penyidik KPK tentang dugaan gratifikasi maupun praktik korupsi lainnya yang diduga melibatkan Bupati MKP dan pejabat di bawahnya. “Tidak ditanya tentang itu,” katanya. (tm/rif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *