Razia Minol di Kota Probolinggo, Puluhan Miras dan Satu Remaja Diamankan

by
Petugas saat merazia miras di salah satu tempat penjualan miras, Rabu (11/4/2018). (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Puluhan Minol (Minuman Beralkohol) alias minuman keras (Miras), diamankan Polres Probolinggo Kota. Miras berbagai jenis dan merk tersebut diamankan dari tiga tempat penjualan miras. Diantaranya, di jalan Akhmad Yani, Jalan Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Jalan Letjen Soeprapti, Kelurahan Jati, dan Jalan Kolonnel Sugiono, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan.

Razia miras yang berlangsung, Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 14.30 WIB tersebut juga berhasil mengamankan seorang remaja yang kedapatan minum Miras. Sementara pemilik atau yang menjual miras tidak ikut diamankan. Mereka akan dipanggil di kemudian hari untuk dimintai keterangan.

Dalam razia yang melibatkan anggota Shabara tersebut dibagi 2 kelompok. Satu rombongan razia miras, sedang rombongan lain bertugas operasi ke tempat-tempat yang biasa dipakai minum-minuman miras.

Dalam razia yang dipimpin Kabag Shabara AKP Hermawan, petugas mengamankan 25 arak yang dikemas botol bekas minuman mineral berukuran 1.500 mililiter dan 5 botol berukuran 600 mililiter. Petugas juga membawa belasan minuman keras yang kadar alkoholnya diatas 5 persen, bahkan ada yang sampai 40 persen kadar alkoholnya.

“Puluhan arak dan belasan minuman beralkohol yang diatas 5 persen kadar alkoholnya, yang kami amankan. Kami juga memeriksa izin jual mirasnya,” tandasnya.

Selain mengamankan miras, petugas razia juga mengamankan seorang remaja yang kedapatan tengah menenggak miras. Hanya saja, AKP Hermawan, tidak menjelaskan lokasi tempat minumnya. Ia kemudian menyebut, kalau izin penjualan minol di jalan Soegiono milik Irwan Soegiono alias Jang Jun, masih berlaku. Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol, berskala besar Golongan B dan C tersebut berlaku hingga 3 April 2020. “Kami sudah ngecek surat izinnya. Tidak ada masalah,” tambahnya.

Dijelaskan, pihaknya melakukan razia miras dan minol dalam rangka antisipasi peristiwa di Jawa Barat, tidak terjadi di wilayahnya. Disebutkan, akibat minum minuman keras oplosan 20-an pemuda meninggal dunia. Hermawan berterus terang, operasi miras yang dilakukan mengamankan minol dan arak, tidak terlalu banyak. Itu pertanda, peredaran minuman memabukkan di wilayahnya, sedikit.

“Itu artinya, permintaan akan minol dan arak, tidak terlalu banyak. Mudah-mudahan kondisi seperti ini terus berkurang. Kami akan terus melakukan razia, sampai menjelang Ramadlan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam razia yang berlangsung Rabu Sore, berlangsung aman dan lancar. Tiga penjual arak dan minol yang didatangi petugas, tidak menyusahkan petugas. Mereka mempersilahkan petugas memeriksa barang yang dijual di tokonya.

Namun, saat operasi di jalan Letjen Supprapto, petugas hampir kecolongan. Petugas tidak menemukan miras di dalam toko milik Haryono tersebut. Namun, setelah ruangan disamping toko diminta dibuka, petugas menemukan 8 arak yang dikemas dalam botol bekas minuman mineral ukuran 1.500 ml dan 5 botol dikemas dalam botol 600 mililiter. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *