Rastra Tak Layak Konsumsi Diganti, Bulog: Karena Lama Disimpan di Gudang Desa

by
Penyerahan beras dengan kualitas baik oleh bulog pada warga Desa Pandanwangi. (FOTO: ELO)

JOMBANG, FaktaNusantara.com – Keluhan warga Dusun/Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, soal buruknya kualitas beras sejahtera (Rastra) dari Bulog, yang berbau apek, menjamur dan berkutu, membuat sub divre Bulog Surabaya Selatan, turun ke Jombang.

“Ya kita sudah melakukan penggantian beras yang kemarin ditemukan rusak, karena penyimpanan yang cukup lama di desa, sehingga kita ganti beras tersebut,” kata Andri Adi Wijaya, Wakil Kepala Sub Divre Bulig Surabaya Selatan, Selasa (17/4/2018).

Andri menjelaskan, rusaknya beras rastra di Desa Pandanwangi tersebut, sebetulnya bukanlah tanggung jawab dari pihak Bulog. Mengingat, beras tersebut sudah diserahterimakan sesuai jadwal, dari gudang penyimpanan Bulog Tunggorono ke pihak Desa.

“Karena penyimpanan yang cukup lama di Desa, membuat beras mengalami penurunan kualitas, sehingga kami ganti. Meskipun itu sebetulnya bukan lagi tanggungjawab Bulog. Tapi, karena tanggungjawab secara moral beras itu kita ganti, sehingga KPM (keluarga penerima manfaat) tidak mendapatkan beras yang tidak layak konsumsi,” ujarnya.

Saat disinggung faktor apakah yang mengakibatkan penurunan kualitas beras rastra untuk warga Desa Pandanwangi, Andri menuturkan bahwa ada kendala teknis dilapangan mengenai penyaluran beras rastra, yang masih belum tuntas dimusyawarahkan di tingkat Desa.

“Karena ada kendala teknis penyaluran di warga yang masih melakukan musyawarah untuk penyaluran beras, sehingga warga belum mengambil beras yang berada di gudang Desa. Karena cukup lama tersimpan di gudang Desa, sehingga beras mengalami penurunan mutu kualitas,” paparnya.

Kedepan, Lanjut Andri, pihak Bulog berharap agar pihak Desa selalu berkordinasi dengan Bulog, jika nantinya ada kendala teknis penyaluran, agar kejadian serupa tak terulang kembali. “Apabila pelaksanaan distribusi yang terhambat agar Kepala Desa melakukan penyimpanan secara khusus, atau paling tidak ada pemberitahuan ke pihak Bulog agar pengiriman ditunda, untuk disimpan di Bulog,” tukasnya.

Sementara itu, Jaini (56), warga Dusun Pandanwangi RT 10 RW 4, Desa Pandanwangi, mengaku senang dengan adanya penggantian beras dengan kualitas baik dari pihak Bulog. “Senang pak, ya Alhamdulillah berasnya sudah layak dimakan. Kedepan berasnya kalau bisa yang seperti ini pak,” pungkasnya. (elo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *