Pria 50 Tahun Ditemukan Tewas di Gudang, Ini Kronologinya

by
Jenazah korban saat dilakukan otopsi di RSUD dr M Saleh, Probolinggo. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Agus Widoyoko (50) ditemukan tak bernafas di sebuah gudang, tempatnya bekerja di Jalang Gatot Subroto, Kota Probolinggo, Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Belum diketahui pasti penyebabnya, namun polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga, Agus meninggal karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Hal tersebut diungkap Kaolsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota Kompol Wiwoho, saat di Kamar Mayat RSUD dr Muhammad Saleh. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal karena penyakit komplikasi yang lama dideritanya. Yakni, penyakit liver, jantung dan paru-paru.

Pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di jasad korban. “Tidak ada kekerasan. Korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” tandasnya.

Pihaknya mengaku, mengetahui ada orang meninggal di sebuah gudang dari masyarakat. Kemudian ia bersama anggotanya langsung menuju tempat kejadian. Benar saja, sesampainya di TKP, Kapolsek melihat Agus yang bekerja sebagai waker (petugas jaga malam) gudang sudah meninggal. Jasad tak bernyawa tersebut, lalu dibawa ke kamar mayat untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka, di Jalan Serma Abdurrahman, Gang Mangga RT 03 RW 01, Blok Rojayan, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan.

Handayani, seorang warga yang rumahnya di utara gudang mengatakan, kalau dini hari Agus meminta dibelikan degan atau kelapa muda. Hanya saja, Handayani tidak bisa membelikan kelapa muda yang diminta korban. Mengingat, waktu sudah tengah malam, sehingga tidak ada yang jualan degan, sementara dirinya tinggal sendirian.

“Nggak tahu kenapa minta dibelikan degan. Mangil-manggil saya dari luar. Ya, saya gak keluar karena tengah malam,” ujarnya singkat.

Sementara Muji (36) menantu keponakan korban, mengetahui kalau pemannya meninggal sekitar 09.00 WIB. Ia tahu, setelah dihubungi oleh adik korban yang memberitahukan kalau pamannya pingsan di gudang tempatnya kerja. Muji kemudian bersama anggota keluarga lain langsung menuju tempat kerja Agus Widiyoko. “Pas datang, saya lihat paman sudah meninggal. Ya, langsung saya bawa ke RSUD,” tandasnya saat di kamar mayat.

Sebelum dihubungi adik pamannya, Muji yang bertempat tinggal bersebelahan dengan korban meminta agar melihat pamannya di gudang. Mengingat sampai pukul 09.00 WIB, yang bersangkutan belum pulang. Padahal setiap harinya, korban pulang paling lambat pukul 07.00 WIB. Saat hendak berangkat ke gudang, kebetulan keluarganya memberi kabar kalau Agus tengah pingsan di tempat kerjanya. “Kebetulan, kami memang hendak melihat paman,” tandasnya.

Dijelaskan, korban Agus sudah lama bekerja sebagai penjaga malam gudang milik IM. Korban sudah lama juga hidup menduda setelah bercerai dengan istrinya. Di rumahnya, Agus tinggal bersama ketiga anaknya. Muji juga mengatakan, kalau pamannya memiliki penyakit sesak napas.

“Katanya sih paru-paru. Coba sampean lihat, paman saya kurus kan,” pungkasnya, tanpa menyebut kepanjangan dari IM, sang pemilik gudang. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *