Pererat Silaturrahmi, PC LDII Wringinanom Gresik Berbagi Sembako

by
Baksos pembagian sembako ke kaum duafa dan anak yatim, yang digelar PC LDII Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (30/5/2018). (FOTO: IRW)

GRESIK, FaktaNusantara.com – Meski sedang berpuasa, tak menyurutkan aktivitas Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, untuk saling berbagi kepada sesama, dengan menggelar pembagian paket Sembako kepada kaum duafa dan anak yatim se-Kecamatan Wringinanom, Rabu (30/5/2018) pukul 10.09 WIB.

Bertempat di Masjid Al-Falah, Dusun Tanggungan RT3 RW2, Desa/Kecamatan Wringinanom, acara bakti sosial (Baksos) ini berlangsung hikmad. Tampak para undangan, meski berpuasa Ramadlan, masih tetap bugar dan serius mengikuti acara hingga usai. Tampak hadir dalam acara ini, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Wringinanom, dan seluruh anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kecamatan Wringinanom.

Ketua PC LDII Wringinanom, Eko Ferianto mengatakan, baksos berbagi sembako kepada warga kurang mampu beserta anak yatim ini, bukan kali pertama digelar Ormas Islam ini. Namun, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang sudah berlangsung selama 5 tahun. Ini dilakukan, lanjutnya, hanya mengharap berkah dan ridlo dari Allah SWT di bulan Ramadlan, serta mempererat jalinan silaturrahmi.

“Sudah jadi agenda rutin tahunan. Pembagian sembako tiap bulan suci Ramadlan. Ya pemberiannya memang tidak seberapa, hanya beberapa mie instan dan bahan makanan pokok lainnya. Namun harapan kami yang terpenting, yakni mereka sama-sama bisa ikut merasakan kebahagiaan di bulan suci ini,” ujarnya, di lokasi.

Dalam kesempatan ini, Ferry menyinggung soal aksi teroris yang belum lama ini terjadi di Surabaya dan Sidoarjo. “Kami berkomitmen, LDII menolak keras faham radikalisme dan terorisme. Kita siap membantu pemerintah dalam memberantas terorisme sampai akarnya. Karena terorisme bukanlah Islam, dan Islam bukanlah teroris. Islam adalah agama santun, damai. Karenanya, kita siap membantu menciptakan Indonesia yang guyup, rukun, tentram, jauh dari huru-hara dan kekacauan,” tandas Ferry.

Dirinya mengaku kehilangan, serta turut berbela sungkawa atas korban meninggal akibat aksi teror bom tersebut. LDII, lanjutnya, selalu open di semua kegiatan, serta taat dan patuh pada regulasi pemerintah yang ada.

“Atas nama PC LDII Wringinanom, kita sangat terbuka dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar. Dan dalam implementasi syiar agama, LDII lebih memilih bil-hal, karena syiar ini cenderung ke praktik dan akhlaqul karimah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Wringinanom, KH Muhammad Sholikan mengapresiasi bakti sosial yang dihelat LDII. Menurutnya, LDII merupakan ormas Islam yang pro-aktif di tengah-tengah masyarakat melalui pelbagai kegiatannya. Hal ini, lanjutnya, perlu dipertahankan dan ditingkatkan, agar bisa menjadi panutan masyarakat.

“Bisanya, di bulan Ramadlan, warga LDII dituntut bisa menghatamkan Al-Qur’an. Pada malam harinya selama Ramadlan, diadakan pengajian rutin sebulan penuh. Kok ya masih sempat bikin acara Baksos. Tapi saya yakin, ini adalah salah satu bentuk kepedulian antar sesama manusia, dan fastabiqul khoirot (berlomba-lomba di jalan kebaikan, red) di bulan yang penuh berkah ini,” paparnya di sela-sela kegiatan. (irw/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *