Pemdes Balerejo Bagikan Paket Sembako ke Ratusan Dluafa dan Anak Yatim Piatu

by
Kades Balerejo, Madiun, Drs Bambang saat memberikan paket sembako ke ratusan dluafa dan anak yatim piatu, Selasa (5/62018). (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com – Kaum dluafa, anak yatim, serta masyarakat tidak mampu, tampak sumringah, saat berada di Balai Desa Balerejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018). Betapa tidak, mereka mendapat paket sembako, di hari 11 terakhir bulan suci Ramadlan, dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Kepala Desa Balerejo, Drs Bambang mengatakan, pada acara bakti sosial ini, sebanyak 133 kaum dluafa dan 37 yatim piatu, mendapat bingkisan paket sembako, yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD). Hal ini sebagai wujud kepedulian Pemdes pada warganya yang kurang mampu, apalagi di bulan penuh berkah, rahmad dan ampunan ini.

“Untuk yang dulu, diberikan di masjid berupa uang. Tahun ini tidak boleh, harus diberikan berupa barang yaitu berupa sembako. Kegiatan baksos seperti ini tiap tahun selalu ada di Desa Balerejo yang diikuti 29 RT,” ungkap Bambang.

Kades Bambang berharap, baksos tersebut bisa membantu warganya yang kurang mampu dan yatim piatu. Selain itu, juga bisa meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan Ramadlan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan membagikan sembako ini sudah jadi kegiatan rutin dari tahun ke tahun. Tujuannya untuk mengurangi beban ekonomi bagi kaum dluafa dan anak yatim piatu, saat menjelang hari raya Idul Fitri,” ujar Bambang.

Pria asli Balerejo ini juga berharap, sembako yang dibagikan gratis tersebut bisa bermanfaat bagi penerima dan membawa berkah bagi Pemerintah Desa Balerejo.

Sementara Sekdes Balerejo, Suwartiani menambahkan, selain sembako untuk kaum dluafa dan yatim piatu, Dana Desa tahap pertama juga dialokasi untuk bedah rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran Rp 10 Juta per rumah. Yaitu di Dusun Kalihbedah dan Dusun Banyeman.

“Juga pembangunan Drainase di Dusun Bayeman, rabat beton di Dusun Balerejo dan Dusun Kraseman. Serta perbaikan petilasan makam di Dusun Banyeman,” papar Sekdes.

Untuk Infografis APBDes 2018, Desa/Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, memiliki total pendapatan Rp 2.027.432.759, yang didapat dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) atau 33 persen dari total pendapatan, yakni Rp 677.219.759, Dana Desa ( DD) sebesar Rp 703.124.000 atau 35 persen. Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 23 persen atau Rp 466.716.000. Bagi Hasil Pajak dan Restribusi (BHPR) sebesar Rp 30.432.759 atau 2 persen, dan Bantuan Keuangan (BK) sebesar Rp 150.000.000 atau 7 persen dari total pendapatan.

Sementara Belanja yang dianggarkan, diantaranya Bidang Penyelenggaraan Daerah sebesar 53 persen atau Rp 1.075.886.759. Bidang Pembangunan Desa 41 persen atau Rp 822.980.000. Bidang Pembinaan Masyarakat sebesar 4 persen atau Rp 80.000.000. Tidak Terduga Rp 8.000.000. Dan sisa lebih tahun berikutnya Rp 67.624.095. Sehingga total belanja sebesar Rp 2.095.056.854. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *