Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Dikubur dengan Satu Kakinya Keluar, Ditangkap

by
Jasad perempuan dikubur dengan satu kaki keluar, menghebohkan warga Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

KEDIRI, FaktaNusantara.com – Pelaku pembunuhan terhadap Sunarti (39), seorang ibu rumah tangga yang jasadnya dikubur tidak dikafani dengan satu kaki keluar di TPU Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Pelaku berinisial NK, tinggal di Jalan Wilis Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabuaten Kediri. Pria 45 tahun itu, disebut-sebut sebagai seorang paranormal alias dukun. “Pekerjaan tersangka swasta. Katanya orang ‘pinter’,” kata AKBP Erick Hermawan, Kapolres Kediri, Sabtu (19/5/2018).

Kapolres belum membeber identitas tersangka secara detail. Namun, pihaknya hanya menyebut tersangka adalah teman dari suami korban bernama Mukayat, seorang kontraktor kaya berasal dari Desa Watudandang, Kabupaten Nganjuk.

Tak hanya belum membeber identitas pelaku, Kapolres juga belum menceritakan motif pelaku menghabisi nyawa korban. Hanya berdasarkan pengakuan tersangka, berkaitan dengan sebuah kegiatan spiritual.

Saat ini, Satreskrim Polres Kediri masih mengembangkan kasus ini, dengan memeriksa pelaku dan sejumlah sakis, termasuk suami korban, guna mengungkap ada atau tidaknya keterlibatan orang lain dalam pembunuhan korban.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sunarti dibunuh dan jasadnya dikubur di atas makam warga di TPU Desa Tegowangi. Sebelum nyawanya direnggut, ibu dua anak ini pamit suaminya pergi ke Kecamatan Pare, untuk menemui temannya.

Korban pergi bersama dua orang anaknya dengan mengendarai sebuah mobil. Korban sempat mampir di rumah mertuanya di Desa Watudandang, Nganjuk, untuk menurunkan dua anaknya. Setelah itu, dia meneruskan perjalanan ke Pare.

Sebelum dihabisi pelaku, diduga korban bertemu dengan pelaku. Sementara kabar meninggalnya korban, baru diketahui setelah Diono (58), seorang petani asal Desa Tegowangi. Dirinya menemukan jasad korban terkubur dengan kondisi satu kaki keluar di atas makam.

Dari pemeriksaan sementara polisi, diketahui adanya luka di wajah korban. Sementara penyebab kematian korban, kini masih dalam proses pendalaman, sambil menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara, Kota Kediri. (bej/rif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *