Pantau Arus Mudik dan Antisipasi Aksi Teror, Pos Simpang Empat Legundi Dipasang CCTV

by
Personil kepolisian yang berjaga di pos pengamanan Simpang Empat Legundi. (FOTO: IRW)

GRESIK, FaktaNusantara.com – Ada yang berbeda di Pos Pengamanan Lebaran Idul Fitri 2018, yang beada di sisi barat Simpang Empat Legundi, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ini. Betapa tidak, di beberapa titik pos pengamanan tersebut, dipasang CCTV (Closed Circuit Television).

Kanit Binmas Polsek Driyorejo, Iptu Tomiriadi, yang saat itu mendapat giliran piket mengatakan, pemasangan CCTV tersebut, berfungsi memantau kepadatan arus lalu lintas pada arus mudik dan arus balik. Selain itu, guna mengantisipasi adanya aksi teror, yang belum lama ini terjadi di Surabaya dan Sidoarjo.

“Pemasangan CCTV tersebut sesuai pesan Bapak Kapolres Gresik. Dimana, para personil polisi yang terlibat Pam, harus selalu meningkatkan kewaspadaan. Tidak menutup kemungkinan adanya aksi teror oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Pokoknya kita tidak boleh lengah sedikit pun,” tegasnya, Selasa (12/6/2018) petang.

Menjadi titik langganan macet setiap harinya, Simpang Empat Legundi menjadi perhatian khusus Polres Gresik. Jika tahun-tahun sebelumnya, pos pengamanan ini hanya dari Polsek Driyorejo, namun untuk tahun ini, melibatkan dua Mako Polsek Wringinanom dan Polsek Driyorejo.

“Benar, kini melibatkan dua Polsek sekalgus. Selain itu, Koramil, Banser, Pramuka, Dinas Kesehatan, juga Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom),” ujarnya.

Untuk body sistem personil Pam, lanjutnya, terdapat senjata api, helm, termasuk rompi anti peluru, yang harus selalu melekat di badan. Sementara untuk pengaturan lalu lintas tetap dilakukan oleh petugas yang ada di Pos Legundi secara berjenjang.

“Walaupun sudah dipasang CCTV untuk memantau arus lalu lintas dan aksi teror, kita tetap berjaga-jaga. Ini sesuai perintah Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro dalam Operasi Ketupat Semeru 2018,” katanya.

Pantauan di lokasi, pada H minus 3 (H-3) Hari Raya Idul Fitri, arus mudik masih tampak lengang. Iptu Tomiriadi memprediksi, lonjakan arus mudik bakal terjadi pada H-2 dan H-1.

“Benar, di H-3 ini, pantauan arus lalu lintas masih lengang. Diprediksi, lonjakan arus mudik terjadi mulai besok atau lusa. Kita berharap, Operasi Ketupat Semeru 2018 ini, berjalan aman, lancar dan kondusif. Tidak ada kecelakaan lalu lintas, dan aksi teror,” katanya di dalam pos, usai makan nasi kotak kiriman dari Kapolsek Driyorejo, AKP Adam Purbantoro. (irw/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *