Nekad Nyabu, Seorang Sopir dan 2 Jaringannya di Gresik, Ditangkap Polisi

by
Ketiga tersangka (menutup wajah), saat diamankan di Mapolsek Kebomas, beserta barang buktinya.

GRESIK, FaktaNusantara.com – Polsek Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berhasil menangkap tiga pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Dari ketiga tersangka tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu dengan berat total 6,51 gram.

Ketiga tersangka tersebut, yakni Hariyanto (44) warga Perum Emeral Regency Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Mujiono (28) warga Jalan Sindujoyo Kelurahan Lumpur Gresik, dan Kusnanto, warga Jalan Wahid Hasyim Kelurahan Pekauman, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Nur Sugeng Ariputra mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari informasi warga, jika di TKP yakni di Perum Emeral Regency, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, kerap dijadikan lokasi pesta sabu-sabu. Setelah dua hari dilakukan penyelidikan, tiga tersangka berhasil diringkus.

Penangkapan ketiga tersangka, diawali dengan tertangkapnya Hariyanto, seorang sopir yang baru pulang kerja. Polisi dari Polsek Kebomas yang sudah menyanggongnya, langsung meringkus warga Perum Emeral Regency Desa Kedanyang ini, sekitar pukul 20.00 WIB.

“Dari tangan tersangka Haryanto, kita berhasil menyita sabu-sabu seberat 0,32 gram,” kata Iptu Nur Sugeng Ariputra, Minggu (15/4/2018).

Di hadapan penyidik, Hariyanto mengaku jika sabu-sabu itu berasal dari Mujiono. Tak ingin berlama-lama, polisi melakukan pengejaran. Saat di perjalanan, polisi berpapasan dengan Mujiono yang sedang mengendarai sepeda motor bernopol W 3185 LZ.

“Saat kita tanggap dan penggeledahan, kita menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 2,35 gram,” terangnya.

Saat itu juga, polisi terus melakukan pengembangan. Saat diperiksa, Mujiono mengaku bahwa sabu-sabu tersebut ia beli dari Kusnanto. Mengantongi identitas tersangka, tim Reskrim langsung bergerak, dan menggerebek rumah Kusnanto di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Pekauman, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

“Setelah kita geledah rumahnya, ditemukan sabu-sabu seberat 3,84 gram, dan uang tunai hasil penjualan sabu sebanyak 4,8 juta,” lanjut kata Iptu Nur Sugeng Ariputra.

Pihaknya merinci, dari 3 tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 6,51 gram sabu-sabu, uang tunai Rp 4,8 juta hasil penjualan sabu-sabu, sebuah ponsel, sebuah motor honda W 3184 LZ, 3 buah sedotan plastik sebagai skrop, sebuah alat hisap dan sebuah pipet.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-undang tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun.

Sementara, salah satu tersangka mengaku nekad mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu, agar betah melek, saat kerja sebagai sopir. “Sering ke luar kota, harus kuat melek di jalan,” kata Hariyanto. (tri/irw/rif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *