Mayoritas Pendapatan dari Pertanian, DD di Desa Lembah Madiun Fokus ke Drainase

by
Kades Lembah, Andik Eko Widodo. (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com -.Dana Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat, berdampak positif bagi pembangunan di Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Ini seperti dikatakan Kades Lembah, Andik Eko Widodo.

Dikatakannya, realisasi DD 2018 tahap pertama di desanya sudah rampung seratus persen. Dari alokasi DD yang didapat dari tahun 2015 hingga 2018 ini, saat ini, warga di desa Lembah bisa merasakan manfaat dari hasil pembangunan tersebut.

“Kita gunakan untuk proyek batas Desa Gapuro dan pagar Musholla. Masing-masing anggarannya Rp 10 juta. Untuk kekuranganya, dari swadaya masyarakat, serta dibantu gotong royong warga desa Lembah,” ungkap Andik.

Sementara untuk DD tahap kedua, lanjut Kades Andik, difokuskan pada pembangunan saluran drainase dan fasilitas umum lainnya di 6 titik, yakni Selokan RT 3, Talud Dusun Jengglik, Pelebaran jalan Dusun Jengglik, Talud Dusun Jirem antar Jengglik, Pembangunan RTLH (rumah tidak layak huni) di 4 rumah dengan masing-masing senilai Rp 5 juta atau total Rp 20 juta, dan Pagar TK (Taman Kanak-kanak).

Membangunan saluran drainase, kata Kades Andik, menjadi sangat penting, lantaran mayoritas warga di desanya berpenghasilan dari sektor pertanian. Untuk itu, pasokan air menjadi kebutuhan utama bagi keberlangsungan tanaman.

“Benar, sekitar 4000 penduduk yang tersebar di 4 Dusun yang ada, yakni Dusun Jetis, Jirem, Jengglik dan Lembah, mayoritas petani. Karenanya, pembangunan drainase menjadi penting. Untuk meningkatkan pendapatan warga,” ungkap Kades Andik

Kades Andik berharap, adanya Dana Desa (DD) tersebut, akan mempercepat pemerataan pembangunan di desa yang dipimpinnya itu. “Agar warga di desa sini bisa berdaya saing. Impian kami, desa ini menjadi salah satu lumbung pertanian di Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *