Masa Tenang, APK dan BK Paslon di Kota Probolinggo Ditertibkan

by
Petugas saat menertibkan APK dan BK Paslon, di sejumlah lokasi. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Panwaslu dan KPU serta Satpol PP dan Polres Probolinggo Kota, Sabtu (23/6/2018) sekitar pukul 23.30 menggelar operasi. Razia gabungan tengah malam tersebut untuk menertibkan sekaligus menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota.

Pembersihan malam itu fokus di seputaran wilayah Kota Probolinggo, yakni di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Panglima Sudirman, Gatot Subroto, Alun-alun dan Jalan Pahlawan, Jalan Cokro serta Jalan Ahmad Yani. Mereka terbagi menjadi lima tim yang menyebar dan masing-masing tim sudah ditentukan wilayah penertibannya. APK dan BK yang diturunkan, dikumpulkan di kantor KPU.

Disela-sela penertiban, Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Yahya mengatakan, pihaknya melakukan penertiban atau penurunan APK dan BK, karena mulai Minggu (24/6) masa tenang. Diharapkan, seluruh jalan dan tempat strategis, bersih dari banner, spanduk, baliho dan stiker paslon. Ia tidak memungkiri, pembersihan kedua sarana promosi tersebut tidak bisa dilakukan hanya sehari atau satu kali.

Pihaknya akan terus melakukan pembersihan hingga pada Selasa mendatang, atau sehari sebelum pencoblosan. Tak hanya APK yang dipasang paslon, APK dan BK yang dipasang KPU, juga akan ditertibkan. Kecuali banner atau spanduk yang berisi sosialisasi Pilwali.

“Ya, Kalau tidak selesai malam ini, kami lanjutkan besok. Penertiban kami lakukan sampai Selasa. APK dan BK harus bersih di masa tenang,” tambahnya.

Hal senada juga diungkap Suef Priyanto, Ketua Panwaslu Kota Probolinggo. Pria yang ikut memantau penertiban tersebt mengatakan, pihaknya menurunkan APK dan BK, karena amanat Undang-undang. Menurutnya, di masa tenang, wilayahnya harus bersih dari segala bentuk dan juenis APK dan BK.

“Ini amanat undang-undang. Makanya, kami bersama PKU dan instansi terkait melakukan penertiban,” tandasnya.

Ia berterus terang, dibanding awal-awal masa kampanye, APK yang hendak diturunkan, jumlahnya lebih sedikit. Mengingat sebelumnya, pihaknya giat melakukan penertiban terhadap APK yang dipasang tidak sesuai aturan. Adapun APK yang ditertibkan menjelang dan saat masa tenang itu, hanya APK yang dipasang sesuai aturan KPU.

“APK yang kami turunkan hanya yang dipasang KPU saja. Yang sesuai aturan. Jadi tidak begitu banyak,” tambahnya.

Suef berterus terang, pekerjaan yang paling sulit dan membutuhkan tenaga yang banyak adalah pekerjaan menertibkan Bahan Kampanya (BK) yang berupa stiker dan poster. Kedua macam dan jenis BK seperti itu sulit dibersihkan dan jumlahnya banyak. Stiker dan poster ditempel di tiang listrik, pagar tembok di sejumlah ruas jalan, bahkan di jalan kampung juga tak luput dari tempelan.

“Yang sulit membersihkan stiker dan poster. Karena jumlahnya banyak,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *