Listrik Sering Padam di Kota Probolinggo, Ini Penjelasan PLN

by
PJU di jalan Soekarno-Hatta, Kota Probolinggo, padam, karena ada pekerjaan penggalian kabel jaringan PJU. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Belakangan ini, di wilayah Kota Probolinggo, listrik sering padam. Bahkan, dalam satu minggu ada 4 sampai lima hari padam. Meski tidak sampai seharian, pemadaman dikeluhkan warga karena saking seringnya. Bahkan, ada yang menyebut hampir setiap hari. Tak hanya listrik yang ke rumah warga, PJU (Penerangan Jalan Umum) juga ikut-ikutan padam.

Seperti yang diungkap Puji (52) warga jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Minggu (27/5/2018) siang. Menurutnya, satu bulan belakangan, listrik di rumahnya padam hampir setiap hari. Meski tidak lama, namun mengganggu aktifitas ke sehariannya. Jika lampu padam, maka dirinya terpaksa menghentikan pekerjaannya, yakni membuat sepatu.

Sebagai pengrajin dan pemilik toko sepatu, aliran listrik amat dibutuhkan. Selain untuk penerangan di rumah dan tokonya, listrik juga dibutuhkan di tempat usahanya. Alat yang digunakan untuk membuat sepatu, ada yang pakai listrik.

“Meski padamnya tidak lama, tapi mengganggu pekerjaan kami. Kami kan belum memiliki genset. Ya, terpaksa berhenti membuat sepatu. Ya, minta normal seperti sebelumnya,” ujarnya singkat.

Hal senada juga disampaikan Muhammad Ali, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Ia berterus terang, di rumahnya bahkan di Kelurahannya jarang sekali lampu padam. Tapi ia heran, mengapa PJU di Jalan Soekartno-Hatta di Kelurahannya, sudah beberapa hari padam. Dijelaskan, PJU di Jalan Soetta, tidak seluruhnya padam. Tetapi hanya di depan bengkel Akas, sampai ke kantor kelurahan. “Ya, gelap kalau malam,” katanya singkat.

Terkait pemadaman di sejumlah jalur dan pemukiman, Kepala PLN Probolinggo, Fajar Rio mengatakan, listrik padam kebanyakan faktor alam. Pihaknya kalau melakukan pemadaman, sebelumnya memberitahukan atau mengumumkan ke warga. Namun jika padam karena faktor alam utamanya, pihaknya enggan berkomentar banyak.

“Seperti beberapa hari lalu, travo di depan BRI rusak akibat tertimpa pohon. Sekarang lagi angin Gending (angin kencang yang terjadi di Probolinggo,red),” tandasnya.

Sebelumnya. lanjut Fajar, di Depan Dealer Merpati, ada ranting pohon kena angin patah dan menimpa jaringan. Begitu juga jaringan listrik di Randu Putih, Dringu, terjadi hal yang sama. Guna mengantisipasi hal serupa terjadi, pihaknya berkeliling memeriksa jaringan dan memangkas pohon atau ranting yang berpotensi mengganggu jaringan.

“Sebagian besar penyebab padam karena pohon dan ranting patah. Kami tiap hari keliling memangkas ranting yang menyentuh jaringan,” bebernya.

Semenrtara itu, tentang padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), Kadishub Sumadi menjelaskan, PJU di jalan Soetta padam, karena ada pekerjaan penggalian kabel jaringan PJU. Pekerjaan tersebut mulai dari perbatasan Ketapang hingga perbatasan Kota di Kelurahan Wiroborang.

“PJU sana itu padam, karena ada pekerjaan galian kabel. Mungkin kabelnya ada yang putus, kena galian. Nanti kami beritahukan ke kontraktornya,” tandasnya.

Proyek pemasangan kabel PJU di dalam tanah dilakukan, karena sudah lama tidak pernah dilakukan perbaikan. Sedang sebelumnya pemasangan kabelnya ala kadarnya. Dan lagi ada perbaikan taman, yang aliran listriknya mengambil dari PJU. Karena kabelnya banyak yang rusak, sehingga Pemkot memperbaiki jaringannya.

“Nanti kalau sudah selesai, nyala lagi. Tenang saja, pekerjaan tahap awal dari Ketapang sampai perempatan jalan Brantas, kalau sudah selesai, pasti nyala lagi,” tandasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *