Kuras Uang Korbannya di ATM, Pria asal Jatikalen Nganjuk Ditangkap Polisi

by
Tersangka saat diamankan di Polsek Jatikalen, Nganjuk. (FOTO: SIS)

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Menguras uang milik Rochaniah sejumlah Rp 7,8 Juta melalui anjungan tunai mandiri (ATM), Yudianto (40), warga Desa Gondangwetan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ditangkap petugas dari Polsek Jatikalen, Nganjuk, Rabu (11/7/2018).

Kapolsek Jatikalen, AKP Sugeng Widodo membenarkan pengungkapan kasus pencurian yang dialami Rochaniah, pelapor. Kasus itu terjadi pada Sabtu (23/6/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, Rochaniah menerima informasi dari SMS Banking BRI tentang penarikan uang tunai di rekening miliknya sebesar Rp 1 juta, sebanyak 5 kali.

Informasi penarikan uangnya via SMS Banking, kembali terjadi pada 3 hari kemudian, yakni Selasa (26/6/2018) sekitar pukul 03.53 WIB. Untuk yang kedua ini, ada 4 kali penarikan tunai, yakni, Rp 300 ribu sekali, Rp 1 Juta sebanyak dua kali, dan 1 kali untuk besaran Rp 500 ribu.

“Pelapor mengaku, saat dua hari penarikan itu, dirinya tidak menarik uang melalui ATM,” kata AKP Sugeng Kamis (12/7/2018).

Hanya saja, lanjut Kapolsek, ATM dan buku tabugan pelapor, sengaja dititipkan ke Imam Hidayat, adiknya. Lantaran pelapor berada di rumah di Lingkungan Pandean, Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sementara adiknya, memiliki keterbelakangan mental.

“Nah, karena ada penarikan tunai melalui ATM dalam jumlah banyak, pelapor pada Senin (9/7), kemudian pulang ke rumah adiknya, dan menanyakan soal kejadian itu. Disitu, adiknya mengaku tidak menarik uang melalui ATM milik pelapor,” ungkap Kapolsek.

Ingin mendapat kepastian kemana uangnya raib, Rochaniah datang ke kantor BRI untuk meminta print out, dan rekaman CCTV yang berada di dalam mesin ATM. Hasilnya, diketahui jika ada yang menarik uang milik pelapor. Tapi, bukan adiknya, melainkan orang lain yang diketahui bernama Yudianto. Saat itu juga, Rochaniah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatikalen.

AKP Sugeng Widodo mengatakan, dari olah TKP, pelaku mengambil buku rekening dan ATM atas nama pelapor yang nomer PIN-nya ditulis di kertas, dan dimasukkan di dalam buku rekening. Kemudian, ditaruh di dalam almari adiknya, yang berada di rumah.

“Setelah menguras uang di dalam ATM, pelaku kemduian mengembalikan buku rekening dan kartu ATM tersebut ke tempat semula,” katanya.

Dari penangkapan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 lembar print out transaksi penarikan tunai dari BRI Unit Jatikalen, Rekaman CCTV di mesin ATM BRI Unit Jatikalen, 1 buah buku rekening dan 1 ATM BRI Simpedes atas nama Pelapor, serta 1 unit sepeda motor Yamaha Cripton tanpa nopol.

“Tersangka kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat),” pungkas AKP Sugeng Widodo. (sis/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *