KPU Nganjuk Gelar Sosialisasi Pilgub Jatim, Ajak Masyarakat Tolak Money Politic

by
Suasana Buka Puasa bersama Tokoh Masyarakat, dalam rangka Sosialisasi Pilgub Jatim 2018, yang digelar KPU Kabupaten Nganjuk. (FOTO: SIS)

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Ajakan memerangi money politic alias politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 secara serentak, terus digaungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sebab, politik uang merupakan kejahatan serius yang bisa meciderai ruh demokratisasi di Indonesia.

Ini seperti disampaikan Ketua KPU Nganjuk Agus Rahman Hakim, dalam Sosilisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang dihelat KPU Nganjuk, berbarengan dengan Buka Puasa bersama tokoh masyarakat serta undangan, di ruang rapat Anjuk Ladang, KPU setempat, Sabtu (26/5/2018).

“Kita bersama-sama saling bahu-membahu untuk memerangi politik uang dalam Pilkada serentak nanti. Karena praktik politik uang, bakal merusak sendi-sendi demokrasi di negeri ini. Bahkan, ini merupakan kejahatan serius dengan ancaman pidana,” kata Agus Rahman.

Pihaknya menjelaskan, sosialisasi ini merupakan tahapan dari penyeleggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Disitu, kita juga bersosialisasi terkait pentingnya mengapartisipasi masyarakat dalam Pilkada.

“Diharapkan, agar masyarakat yang mempunyai hak pilih, jangan sampai lupa menggunakan hak suaranya dalam Pilgub Jatim, khususnya. KPU akan secara kontinyu bersosialisasi, mengingat pelaksanan pemilihan sudah semakin dekat, yakni pada tanggal 27 Juni 2018 nanti,” tegas Agus.

Ditambahkannya, pihaknya sengaja mengundang dan melibatkan banyak tokoh masyarakat dalam kegiatan Sosialiasi Pilgub ini. Ini dilakukan, agar target dari sosialisasi ini bisa tercapai. Mengingat, tokoh masyarakat tersebut merupakan panutan masyarakat, dan kerap bersentuhan langsung dengann warga.

“Kita berharap, para tokoh masyarakat bisa terlibat langsung serta membantu menyampaikan kepada masyarakat secara luas, agar tidak lupa menggunakan hak suaranya di Pilgub Jatim, dan menolak praktik politik uang,” papar Agus. (sis/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *