Kerap Dirazia, Geliat Prostitusi Terselubung di Pasar Muneng, Masih Dijumpai

by

MADIUN, FaktaNusantara.com – Meski berulang kali dirazia, namun masih saja dijumpai aktivitas diduga praktik prostitusi terselubung di sejumlah warung yang berada di kawasan Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Pantauan di lokasi, Sabtu (14/4/2018) kemarin. Sekilas, pasar tradisional yang berada sekitar 15 kilometer dari pusat Pemkab Madiun atau berada di perbatasan antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Ngawi itu, tidak kelihatan lokasi prostitusi.

Namun, begitu masuk ke pasar paling belakang, dijumpai kios berjajar rapat dengan kondisinya sangat sederhana. Setiap kios yang berukuran 4×5 meter itu, menyediakan makanan ringan dan minuman. Anehnya, ada beberapa perempuan berdadan menor.

Diduga, aktivitas prostitisi terselubung di Pasar Muneng berlangsung pagi, siang, dan sore. Namun, jika malam hari, tutup. Alasannya, demi keamanan pelanggan dan pemilik warung. Sebab, kawasan ini beberapa kali dirazia petugas.

“Kalau malam hari juga ada kegiatan, tapi sedikit. Kondisi tersebut biar bisa terjaga kalau malam dalam keadaan mabuk atau sebaliknya. Tapi kalau siang bisa terlihat gerak-geriknya,” ujar pemilik warung yang minta tidak disebut namanya kepada FaktaNusantara.com.

Wanita setengah baya itu menyebut, setidaknya sekitar 10 PSK (pekerja seks komersil) yang berada di kawasan itu, memasang tarif murah. Pasalnya, rata-rata usia PSK di atas 45 tahun. “Selain itu, pelanggan yang datang berlatar belakang pekerja berpenghasilan rendah,” ungkapnya. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *