Kepergok Selingkuhi Bidan, Oknum Anggota DPRD Nganjuk Diamankan Warga

by
Anggota DPRD Nganjuk, BS beserta istri sahnya, saat di rumah SF untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan. (FOTO: SIS)

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Seorang pria yang diduga oknum Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diamankan warga setelah ketahuan keluar dari kamar pribadi seorang bidan yang berstatus sebagai Aparat Sipil Negara (ASN), Senin (2/7/2018).

Oknum politisi tersebut berinisial BS (46) warga Desa Ploso, Kecamatan Nganjuk. Anggota DPRD tersebut, diketahui berada di rumah seorang bidan dengan inisial NES (35) warga Kelurahan Keramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Menurut salah satu saksi mata yang enggan disebut namanya, peristiwa tersebut berawal saat suami sang bidan yang berinisial SF pulang ke rumah untuk menjenguk ibunya. SF tiba di rumah sekitar pukul 16.15 WIB. Saat membuka pintu rumah, SF kaget melihat seorang laki-laki keluar dari kamar tidurnya yang tidak lain BS.

SF mencoba menanyai BS, tapi tetap diam, dan malah melarikan diri ke arah Kelurahan Keramat, Kecamatan Nganjuk. Sebenarnya, suami bidan itu SF ingin tahu punya maksud dan tujuan apa MB menyatroni kamar pribadinya. Tak mau kecolongan, SF pun mengejar BS keluar rumah dan berteriak maling.

Tak lama kemudian, warga sekitar yang mendengarkan teriakan maling pun berlari mengejar korban. Warga sekitar yang mendengar teriakan suami bu bidan, ikut membantu mengejar BS. “Setelah dikejar, ternyata pelaku mengaku bukan maling. Akhirnya orang yang dikejar tadi kita bawa kerumah pak RT,” ceritanya.

Menurutnya, BS baru diketahui sebagai Anggota DPRD Nganjuk, setelah tiba di rumah RT dan dilihatkan KTP-nya. Selanjutnya, BS beserta istri sahnya, menuju rumah SF untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan.

Perundingan ini disaksikan oleh petugas Kepolisian dari Polres Nganjuk dan warga setempat.
Hasil musyawarah tadi, pertama SF akan tetap melaporkan permasalahan ini kepada Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Nganjuk dan DPC Gerindra. Selanjutnya salinan laporan dari DPC Nganjuk akan dilaporkan ke DPW Gerindra Jatim.

“Selain itu, secara hukum SF juga akan melaporkan permasalahan ini kepada pihak yang berwajib,” ungkap saksi.

Saksi menambahkan, dari hasil pertemuan tersebut, diketahui bahwa SF sudah lama mencurigai hubungan gelap antara MB dan istrinya. Tepatnya sejak tahun 2014, atau sekitar empat tahun lalu. Namun SF belum menemukan bukti kuat.

Sehari-hari, SF bekerja sebagai kontraktor dan istrinya bekerja di Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk sebagai bidan.

“Heboh tadi mas, heboh banget. Banyak warga yang menyaksikan dan ada juga yang memvideokan,” ungkap saksi.

Ketua AWN Nganjuk, terkait dugaan kasus memalukan ini mengatakan, kalau kasus asusila ini benar-benar dilakukan oleh wakil rakyat, jelas mencoreng nama baik DPRD. Kasus ini harus dikawal terus sampai prosesnya tuntas.

Menurutnya, Badan Kehormatan DPRD Nganjuk, harus segera jemput bola untuk memastikan BS berbuat nista atau tidak. “Masyarakat nanti di Pemilihan Legislatif harus selektif, jangan pilih wakil rakyat yang berperilaku kurang baik,” tegas Kang Bujel. (sis/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *