Kades Banjarsari Ditahan Kejari Mojokerto, Diduga Korupsi DD Rp 296 Juta

by
Tersangka Andi Mulyono, Kades Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, saat digelandang petugas Kejari Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktaNusantara.com – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto, akhirnya resmi menahan Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Andi Mulyono (40), pada Rabu (4/7/2018).

Penahanan Kades Banjarsari ini, terkait kasus dugaan proyek fiktif yang pendanaannya bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada 2015, yang merugikan negara senilai Rp 296 juta.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariono mengatakan, pihaknya telah menerima berkas pelimpahan perkara tahap II dari penyidik Polres Mojokerto Kota, mengenai dugaan kasus tindak pidana korupsi dana ADD dan DD yang melibatkan tersangka Kades Banjarsari. Selanjutnya, tersangka Andi Mulyono akan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II-B Kota Mojokerto.

“Penahanan tersangka akan dilakukan selama 20 hari ke depan, hingga 24 Juni untuk kepentingan penyidikan oleh jaksa penyidik,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Agus menjelaskan, kasus dugaan pidana korupsi yang dilakukan tersangka, berupa dua proyek fiktif, yakni pembangunan jalan paving di Dusun Banjarsari, dan pembangunan gapura Dusun Jeruk Kidul, Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Namun nyatanya, berdasarkan fakta di lapangan dan hasil audit Inspektorat, tidak ada pembangunan proyek yang dimaksud alias fiktif.

“Kita tunggu hasil persidangan, lantaran pengakuan tersangka masih belum bisa dipertanggung jawabkan oleh yang bersangkutan,” jelasnya. (sy/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *