Jatah Makan Lebih Satu Porsi, Ternyata Tahanan Narkoba Polresta Sidoarjo, Kabur

by

SIDOARJO, FaktaNusantara.com – Momen lebaran, rupanya dimanfaatkan seorang tahanan kasus narkoba Polresta Sidoarjo, kabur. Seorang tahanan ini diketahui melarikan diri dari balik jeruji depan Masjid As-Shiddiq, Mapolresta Sidoarjo, Minggu (17/6/2018).

Tersangka adalah Julius Mario Tawalujan bin Alexander Tawalujan (29), warga Desa Tawalaan Jaga VI, Kecamatan Tawalaan, Kabupaten Minahasa Utara. Tersangka berhasil menggergaji besi tahanan, dan kabur melalui atap.

Pria yang bekerja sebagai sales antena itu, tinggal di Desa Kalisampurno RT 06 RW 02 Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Ia diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU Rl No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku diduga kabur dari tahanan, pada Hari Raya Idul Fitri, Sabtu (16/6/2018) dini hari.

Tersangka berurusan dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, karena kedapatan memiliki atau menyimpan Narkotika Golongan l alias Sabu-sabu. Julius Mario ditahan untuk 20 hari, dari 11 April 2018 sampai 30 April 2018.

Pelaku diketahui kabur dari tahanan, bermula dari petugas yang membagikan jatah makan, yang kelebihan satu porsi. Dari situlah, petugas mengetahui ada satu tahanan yang tidak berada di tempat.

Petugas kehilangan jejak karena ruang tahanan tersangka Julius dekat jalan raya, dan memudahkan pelaku untuk kabur dengan meloncat pagar Mapolresta Sidoarjo, sisi barat. Meski begitu, pengejaran terhadap tersangka Julius Mario, terus dilakukan.

Kasubbag Humas Polresta Sidoarj, AKP Suwarto mengatakan, sejauh ini Julius Mario belum ditemukan. Polisi masih melakukan pengejaran. “Kami berupaya terus mencari dan menangkap pelaku,” tegas Suwarto kepada wartawan. (bj/irw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *