Ini Alasan Petugas Saat Amankan 13 Pemandu Lagu Pop City, Lalu Dipulangkan

by
13 pemandu lagu dari tempat hiburan Pop City, diamankan di Polresta Probolinggo Kota, Rabu (18/4/2018) malam.

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Sedikitnya, 13 pemandu lagu diamankan di Polresta Probolinggo Kota, Rabu (18/4/2018) malam. Pemandu yang seluruhnya perempuan tersebut diamankan dari tempat hiburan Pop City dalam sebuah razia yang dilakukan Polresta. Mereka kemudian dipulangkan, setelah diketahui tidak mengkonsumsi narkoba.

Di tempat yang berloksai di Jalan dr Soetomo itu, petugas masuk ke setiap ruangan. Pengunjung yang ada di dalam room baik laki-laki dan perempuan, diperiksa satu persatu identitasnya. Khusus untuk pemandu lagu, yang kedapatan di dalam room, seluruhnya diamankan, kendati identitas mereka lengkap. Hal itu dilakukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta.

Dalam razia yang hampir memakan waktu 1,5 jam dengan melibatkan puluhan personil tersebut, 13 pemandu lagu dibawa ke Mapolres, satu diantaranya diduga menggunakan pil Inex. Hasilnya, ketiga belas pemandu lagu tersebut dipulangkan, karena negatif. Mereka tidak teridentifikasi menggunakan narkotika, termasuk perempuan berinisial MR, yang mengaku kepada petugas saat razia, telah mengkonsumsi Inex.

Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan urin, yang bersangkutan negatif alias tidak menggunakan Inex seperti pengakuannya ke salah satu petugas, saat razia berlangsung. Alasannya, karena MR telah mengkonsumsi inex lebih dari tiga hari, sehingga saat diperiksa urine-nya, ia negatif alias tidak terdeteksi narkoba. Iapun dipulangkan bersama 12 perempuan pemandu lagu lainnya.

Kasat Narkoba AKP Dodik Widodo mengatakan, reaksi Inex di dalam tubuh akan hilang dalam tiga hari. Sedang MR mengaku mengkonsumsi inex sepekan lalu bersama temannya di Surabaya. Ia mengatakan, saat dirazia hingga dibawa ke Mapolresta, MR tidak dikumpulkan dengan 12 pemandu lagu lainnya, karena ia mengaku menggunakan inex ke petugas.

“Saat razia, MR mengaku ke anggota menggunakan inex. Ia berpesan agar tidak diberitahukan ke awak media. Tapi setelah dites urinnya, negatif. Ya, karena MR menenggak inex seminggu yang lalu. Jadi tidak terdeteksi saat urinnya dites,” pungkas AKP Dodik, Kamis (19/4/2018) siang.

Terpisah, Kabag Ops Polresta Kompol Bunari mengatakan, operasi digelar dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Sebab, ditengarai di tempat hiburan itulah banyak pengunjung dan pemandu lagu menggunakan narkoba. Disebutkan, razia dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadlan dan terus akan dilakukan hingga menjelang lebaran. “Mempersempit peredaran narkoba dan antisipasi keamanan menjelang puasa,” tandasnya.

Selain itu, razia juga dalam rangka pengamanan Pilkada serentak. Operasi malam itu melibatkan Sat Reskrim, Resnarkoba, Satlantas dan Sat Sabhara. Mereka dibagi beberapa kelompok untuk memeriksa pengunjung Pop City di dalam room. Tak ada satupun ruangan yang kelewatan diperiksa oleh petugas. “Untuk memberi rasa aman bagi warga yang nantinya menjalankan puasa. Harapannya, Pilwali juga aman,” pungkas Kabag Ops. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *