Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada di Alun-alun Kota Probolinggo, Ini Pesan Walikota

by
Walikota yang didampingi Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal dan Dandim 0820 Letkol kaveleri Depri Rio Saransi, memeriksa peserta apel. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Dalam pengamanan Pilkada serentak, Polres Probolinggo Kota, dibackup ratusan personil TNI. Selain dari Zipur 10 dan Kodim 0820, TNI mendatangkan ratusan personil dari Batalyon Armed dan Raider dari Kabupaten Jember. Senin, (25/6/2018) pagi. Sebagian dari mereka, mengikuti Gelar Apel Pasukan di Alun-alun Kota setempat.

Tak hanya melibatkan TNI, Brimob yang sengaja didatangkan dari Malang dan ratusan Linmas (Perlindungan Masyarakat) dari wilayah Kota dan Kabupaten, juga ikut apel. Selain banyak yang sudah berumur, salah seorang anggota Linmas ada yang perempuan. Meski begitu, mereka khidmat mengikuti apel.

Bertindak sebagai Komandan Apel, Kasat Lantas AKP Alpobohan. Sedang pembina atau Inspektur Apel, Walikota Hj Rukmini. Dalam pesannya, Walikota mengatakan, apel gelar pagi itu merupakan wujud kesiapan pilkada serentak. Selain itu, sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan personil, beserta kelengkapan sarana dan prasarana sebelum terjun ke lapangan.

Karena tugasnya begitu berat, Rukmini meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan untuk selalu menjaga kesehatan. Ia menghimbau agar petugas melakukan koordinasi dengan PTPS, KPPS dan petugas TPS lainnya. Sebelum pelaksanaan pencoblosan, diharapkan sambang ke Tokoh Agama dan Masyarakat.

“Pihak yang terlibat pengamanan harus bersinergi. Agar terwujud Pilkada yang aman dan sukses,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Rukmini berharap petugas keamanan melakukan deteksi dini dan mengoptimalkan Babhinkamtibmas dan intelejen di lapangan. Ia juga menekankan agar sarana dan prasarana pencoblosan, lengkap dan pengamanan kotak suara lebih dioptimalkan.

“Kami berharap petugas keamanan, TNI, Polri dan Linmas bersikap netral. Awasi pelaksananan pencoblosan dan segera laporkan kalau ada sarana dan prasarana pencoblosan, ada yang rusak,” pungkasnya.

Walikota yang didampingi Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal dan Dandim 0820 Letkol kaveleri Depri Rio Saransi, memeriksa peserta apel. Bahkan Dandim beberapa kali sempat merapikan sepatu dan baju anggota Linmas yang tidak rapi, termasuk topi. Sementara, Rukmini, Kapolresta dan Kodim, menyempatkan diri berbincang dengan anggota Linmas yang sudah berumur (tua) dan seorang perempuan.

Ketiganya, meminta kepada mereka untuk tetap semangat, meski anggota Linmas paling tua dan perempuan satu-satunya. Saat tiba di deretan pasukan Brimob yang berkendara trail, AKBP Alfian sempat mengambil magazin yang dipegang anggota. Kepada Walikota, Kapolresta menjelaskan, kalau anggota dilengkapi tiga magazin (tempat peluru) satu magazine tanpa ada mesiu (peluru) hampa, satu berisi peluru karet, dan yang terkhir berisi peluru tajam.

Usai apel, Kapolresta mengatakan, dalam pengamanan Pilkada tahun ini, pihaknya dibantu oleh 75 anggota Brimob yang didatangkan dari Malang. Selain itu, seratusan pasukan dari Batalyon Armed Jember. Tak ketinggalan, ratusan anggota Linmas yang akan bertugas di setiap TPS.

“Ratusan Linmas dari Kota dan Kabupaten. Wilayah kami kan sebagian masuk kabupaten. Kecamatan Wonomerto, Tongas, dan Sumberasih. Jadi ada 8 Kecamatan dengan Kota. Kota 5 Kecamatan,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *