Duuuh… Tumpukan Sampah di Sejumlah TPS, Meluber ke Jalan

by
Sampah berbagai jenis, menumpuk hingga meluber ke jalan. Ini lokasinya di utara Ruang Terbuha Hijau (RTH) Wonoasih, Kota Probolinggo. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Tumpukan sampah hingga meluber ke jalan raya, ternyata tidak hanya di Jalan Citarum Kelurahan Curahgrinting, dan Jalan Gubernur Suryo (Ungup-ungup) Kelurahan Kanigaran. Di utara Ruang Terbuha Hijau (RTH) Wonoasih, Kota Probolinggo, juga bernasib sama. Sampah berbagai jenis, menumpuk hingga meluber ke jalan.

Selain dikerumuni lalat, sampah mulai membusuk bau menyengat. Jika tidak tahan dengan bau, warga atau pengendara yang lewat di jalan dekat sampah, pasti menutup hidung. Yanto, warga Kelurahan Wonoasih, yang sedang mengais sampah mengatakan, kalau sudah dua hari, sampah belum diambil atau dibersihkan. Biasanya, menurutnya, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) itu dua hari sekali.

Yanto mencari urup-urup (barang bekas yang bisa dijual) setiap sore untuk dijual lagi. Disebutkan, warga dan pengendara, seenaknya membuang sampah. Mereka membuang sampah dilempar begitu saja, tanpa turun atau berhenti dari kendaraannya. Tak hanya warga sekitar, tetapi warga jauh, bahkan ada warga yang tinggal di Kabupaten Probolinggo.

“Banyak yang membuang sampah ke sini. Warga kabupaten juga ada. Makanya, cepat menumpuk,” tandas Yanto, Minggu (15/4/2018) sore.

Karena sampahnya banyak, petugas pembersih atau petugas yang mengambil sampah tidak menggunakan alat seadanya. Tetapi sampah tersebut diangkat ke truk sampah menggunakan alat berat. Dikatakan, ada dua alat berat yang diterjunkan, saat pembersihan TPS di utara RTH tersebut. Kendati Yanto butuh pada sampah, namun ia berharap warga untuk tifdak membuang sampah seenaknya. “Kan di sini ada kontainer. Mbok yao jangan dilempar, dimasukkan saja ke bak kontainer,” harapnya.

Hasil pantauan, panjang tumpukan sampah sekitar 30 meter. Warga sengaja tidak membuang sampah ke kontainer, karena satu kontainer yang ada di barat, kosong. Sementara bak sampah yang disediakan Pemkot, dindingnya jebol, hanya tersisa sebagian kecil. Dan bak sampah yang berukuran luas tersebut, tidak bisa menampung sampah. Sedang warga seenaknya membuang atau melempar sampahnya di pinggir jalan. Padahal, DLH telah mengingatkan warga dengan memasang poster yang bertuliskan, “Sungguh memalukan, kalau mengotori jalan dangan sampah”.

Kabid Persampahan pada DLH Kota Probolinggo, Aunyoto, siap melakukan pembersihan di TPS utara RTH pada Senin (16/4/2018) besok. Pihaknya bukan malas mengambil sampah di TPS. Tetapi karena memang yang membuang sampah banyak, sehingga sampai meluber ke jalan.

Ia berharap, warga membuang sampah ke dua kontainer yang sudah disediakan. Namun, menurutnya, warga enggan membuang sampah pada atempat yang telah disediakan. “Ya, kalau warganya tidak sadar, selamantya TPS akan seperti itu.,” tandanya.

Pria yang akrab disapa Nyoto ini tidak memungkiri, kalau pembersihan sampah kewajiban Pemkot. Makanya, pihaknya akan membersihkan sampat tersebut menggunakan dua alat berat. Ia mengaku, dua hari sekali melakukan pembersihan di seluruh TPS yang ada di wilayahnya. Namun. karena jumlah warga yang membuang sampah banyak, maka TPS menjadi tumpukan sampah. “Pembersihan kewajiban kami. Besok aku bersihkan dengan dua alat berat,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *