Ditinggal Bepergian ke Surabaya, Rumah di Kota Probolinggo Disatroni Pencuri

by
Tim identifikasi Polresta Probolinggo saat olah TKP, ditemani Thomas, menantu korban.

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Lantaran ditinggal bepergian, rumah milik Wong Sien Tjen (67) yang berlokasi di Jalan Letjend Soepraptro RT 01 RW VI, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dibobol maling.

Belum diketahui kapan rumah tersebut disatroni pencuri, sehingga sejumlah barang hilang. Wong Sien Tjen mengaku tidak tahu, sebab sejak Sabtu (31/12/2017) sore, dirinya menginap di rumah anaknya di Surabaya untuk mengecek kesehatan sekaligus berobat. Ia tiba di rumahnya Rabu (3/1) sekitar pukul 11.30 WIB diantar anaknya setelah ditelepon menantunya yang memberi tahu rumahnya dibobol pencuri.

Begitu tiba di rumah, perempuan yang tidak memiliki nama Indonesia ini menggelangkan kepala saat ditanya sejumlah wartawan soal barang apa saja yang hilang dan berapa jumlah kerugiannya. Dikabarkan, pencuri membawa kabur perhiasan milik Wong Sien Tjien, tak lebih dari 1 ons emas. “Enggak tahu. Saya lupa gramnya. Sebentar ya, saya lihat dulu,” katanya didampingi anaknya.

Hal senada juga diungkap Tantri (46), putri kedua korban. Ia menduga, barang ibunya yang hilang adalah perhiasan yang belum diketahui jenis dan beratnya. Untuk memastikannya, perempuan yang tinggal di Gending, Kabupaten Probolinggo, bersama suaminya, Thomas (50), menyarankan wartawan untuk menanyakan langsung ke ibunya.

“Saya tidak tahu. Cuma menurut saya, yang dicuri hanya perhiasan. Sampeyan tanya saja ke ibu kalau sudah datang,” ucapnya.

Sementara Thomas, menantu korban, menyebut istrinya yang mangetahui pertama rumah mertuanya disatroni maling, sekitar pukul 07.00 usai mengantar anaknya sekolah, seperti biasa Tantri singgah di rumah ibunya. Saat hendak membuka pintu pertama, Tantri melihat kunci rusak.

“Dari situ istri saya curiga. Ternyata benar, rumah ibunya dibobol maling. Pintu kedua dan ketiga, juga dirusak,” ungkapnya.

Thomas menambahkan, setiap hari istrinya selalu singgah di rumah ibu mertuanya, usai mengantar anaknya sekolah di Kota. Kemudian siang menjelang sore, Tantri pulang menjemput anaknya dan langsung pulang meluncur ke rumahnya di Gending.

“Selasa kemarin, istri saya kesini bersama sopir, usai mengantar anaknya sekolah. Pintu tidak apa-apa. Sore hari istri dan anak-anak pulang. Ternyata, Rabu (3/1) pagi, rumah ibunya dibobol maling. Kami langsung lapor polisi via ponsel,” imbuhnya.

Dijelaskan, setiap minggu mertuanya ke Surabaya mengecek kesehatan untuk berobat dan menginap di rumah kakak ipar Thomas di Surabaya. Mertuanya ke Surabaya ditemani adik Ipar Thomas yang hidup bersama mertuanya di rumah tersebut. Pembantunya juga ikut. Biasanya, mertuanya pulang setiap Selasa setiap minggu.

“Tapi Selasa kemarin, beliau tidak pulang. Enggak tahu kenapa. Sebentar lagi datang dari Surabaya. Sudah kami hubungi, jadi dari Sabtu sampai Rabu, rumah ini kosong. Seluruh penghuninya ke Surabaya,” pungkasnya.

Sementara Agus Herman, tetangga korban mengaku, pada Selasa (2/1) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB melihat dua orang di depan rumah korban. Seorang ada di depan diatas motornya dan yang seorang masuk rumah. Agus yang memiliki warung ayam geprek di selatan rumah korban tidak menaruh curiga terhadap dua lelaki tersebut.

“Saya kira keluarga korban. Saya enggak nanya. Saya keluar ngantar pesanan. Terus setengah jam kemudian, saya pulang. Begitu saya tiba di rumah, dua orang tersebut menstarter kendaraannya. Motornya menghadap ke selatan,” cerita Agus.

Terpisah, Kasat Reskrim AKP Pujiono mengaku sudah mendapat laporan aksi pembobolan tersebut. Begitu mendapat laporan, tim identifikasi tiba di TKP untuk melakukan olah TKP. Kasat menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, pencuri membawa kabur uang tunai sebanyak Rp 6juta.

“Hanya uang yang hilang. Perhiasannya ada. Dua sepeda motor dan televisi tidak dicuri. Belum ada yang dicurigai. Kami masih menyelidiki dan mendalami kasus ini,” ungkapnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *