Diserang Geng Motor, Korban Bersimpah Darah, Motornya Dibawa Kabur

by
TKP korban diserang geng motor, Jalan Cokroaminoto,Kota Probolinggo. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Peringatan bagi remaja, menjelang Lebaran ini jangan pulang larut malam. Bisa-bisa, nasibnya seperti yang dialami Muhammad Afton Tomi (19). Remaja yang tinggal di Jalan Cokroaminoto tersebut, diserang belasan pemuda, Minggu (3/6/2018) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, korban mengalami luka bacok di lengan, jari, dan punggung.

Tak hanya itu, sepeda motor jenis Suzuki FU miliknya, dibawa kabur si penyerang. Hingga kini, belum diketahui sepeda motor yang belum diketahui plat nomornya tersebut. Begitu juga pengeroyoknya. Bahkan, polisi belum mengetahui motif pengeroyoan tersebut. Sementara, korban yang biasa dipanggil Tomi itu, dirawat di RSUD dr Muhammad Saleh.

Ardi (18) salah seorang teman korban menceritakan, dirinya bersama 6 rekannya hendak pulang ke rumah masing-masing, setelah ngopi dan makan di Pasar Gotong Royong. ia dan rombongannya saat itu hendak pulang. Mereka yang jumlahnya 7 remaja mengendarai 4 sepeda motor berboncengan. Hanya, korban Afton Tomi yang sendirian mengendarai motor Satria FU yang dibawa kabur penyerang.

Ardi yang saat itu menemani korban di RSUD dr Muhammad Saleh mengatakan, rombongannya diikuti geng motor sejak di Jalan Pahlawan. Meski tidak sempat menghitung, ia mengaku, lebih dari 10 pemuda yang membuntuti. Mengetahui diikuti dari belakang, rombongan korban dan Ardi yang jumlahnya lebih sedikit berniat menghilangkan jejak.

“Di Jalan Cokro, kami mau masuk ke gang 4. Tapi tidak jadi, karena sudah ada yang mencegat,” ujarnya.

Melihat ada yang mencegat dengan sorotan lampu sepeda motor, rombongan korban putar ke selatan, lewat di jalan yang sama yakni Jalan Cokroaminoto. Sementara kawanan pelaku dalam perjalanan, berusaha menggiring Ardi dan Tomi cs ke arah Gang 6 yang tembus Ungup-ungup.

“Saya tabrak salah satu motor pelaku, agar saya bisa pisah dari mereka. Terus saya mencari pertolongan. Saya kemudian mengikuti dari belakang. Tahu-tahu saya melihat Tomi bersimbah darah di tengah jalan,” terang Ardi.

Sementara, sepeda motornya dan rekan yang lain tidak ada di tempat. Ardi kemudian minta tolong ke pengguna jalan dan warga sekitar membawa korban Tomi ke IGD RSUD dr Moh Saleh. Tomi mengalami sejumlah luka bacok di punggung, telapak tangan dan jari-jari. Menurut Ardi, rombongan penyerang mengenakan penutup kepala pakai sarung. “Saya tidak tahu, apakah rombongan pelaku bawa senjata tajam atau tidak,” pungkasnya.

Terpisah, AKP Pujiono mengatakan, kalau pelaku merupakan geng motor. Kejadian ini masih diselidiki, sehingga motif pembacokan yang disertai pencurian belum diketahui. Apakah kedua kelompok ini bermusuhan atau memang penyerang hanya mengincar sepeda motor korban. Karena korban bersama rekan-rekannya, pelaku juga membawa teman-temannya.

“Itu geng motor. Belum diketahui motifnya. Masih dalam penyelidikan. Identitas pelaku, dan keberadannya, belum diketahui,” ujarnya singkat. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *