Diduga Kesetrum Jebakan Tikus, Santri Al-Qodiri Gresik Ditemukan Tewas

by
Jasad korban sebelum dievakuasi petugas.

GRESIK, FaktaNusantara.com – Diduga tersengat aliran listrik untuk perangkap tikus yang berada di tepi areal persawahan, Mohammad Febri A (15) santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qodiri, yang berada di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditemukan meninggal.

Peristiwa berujung maut tersebut, dibenarkan Kapolsek Duduksampeyan, AKP Darsuki. Menurutnya, santri asal Tajungan, Madura itu, ditemukan warga Desa Sumari dalam kondisi sudah tak bernyawa di tepi sawah.

Menurutnya, dugaan sementara, korban meninggal setelah tersengat aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus di sawah milik Sani (50) warga Desa Gredek, Kecamatan Cerme, Gresik.

“Sebelum ditemukan meninggal, ada dua orang saksi. Yakni, Wahid (40) dan Syafii (41) melihat korban sedang bermain di tengah sawah untuk mencari belut,” ujar AKP Darsuki, Minggu (3/6/2018).

Namun, tak lama kemudian,kedua saksi melihat korban tergeletak di tepi sawah. “Saat didekati dan dicek, tubuh korban sudah kaku tidak bernyawa,” ungkap Kapolsek.

Mendapati tubuh korban sudah kaku, salah satu saksi langsung melaporkan kejadian tersebtu ke Kepala Desa Sumari dan dilanjutkan ke Polsek Duduksampeyan. “Mendapat laporan itu, kita bergegas menuju TKP,” lanjutnya.

Disitu, petugas melakukan penyidikan terhadap tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuhnya. “Dugaan sementara, korban meninggal akibat sengatan aliran listrik yang ada di areal persawahan,” pungkas AKP Darsuki. (irw/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *