Deteksi Dini Adanya Terorisme, Gus Ipul Bakal Perkuat Peran dan Fungsi RT

by
Gus Ipul saat melakukan kampanye di Kota Probolinggo, bertempat di gedung serbaguna Widya Harja, Rabu (16/5/2018). (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Peran RT (Rukun Tetangga) perlu dan harus diperkuat, sebab RT memiliki peran yang kuat untuk menanggulangi segala kemungkinan yang terjadi. Termasuk aksi teror bom bunuh diri yang saat ini menghujam Surabaya, Jawa Timur. Selain itu, RT paling tahu kondisi ekonomi masyarakatnya. Karenanya, peran dan fungsi RT harus diperkuat.

Wacana tersebut disampaikan Syaifullah Yusuf di depan ratusan relawan, Rabu (16/5/2018) pagi di gedung serbaguna Widya Harja, Kota Probolinggo. Usai menyampaikan pidato politiknya, pria yang dikenal dengan Gus Ipul ini mengatakan, akan memperkuat peran dan fungsi RT, sesuai dengan program yang telah dijalankan, saat dirinya menjabat Wakil Gubernur Jatim.

Program tersebut diberi nama Gerakan Rukun Tetangga (RT). Karena menurutnya, apapun kondisi dan kegiatan masyarakat, yang mengetahui pertama kali adalah tetangga. Gus ipul menyayangkan, ketika kondisi ekonomi dan kesehatan warga yang tahu lebih awal adalah masyarakat lain yang bukan tetangganya. “Masak ada tetangganya yang miskin dan sakit, tidak tahu. Wah ini harus diperbaiki,” tandasnya.

Dalam program tersebut, kepedulian masyarakat terhadap tetangga dan lingkungan yang makin memudar, perlu dipupuk kembali. Harapannya, jika terjadi sesuatu dengan warga, tetangganya-lah yang lebih dulu mengetahui, bukan masyarakat yang tinggal jauh. Menurutnya, kepedulian terhadap tetangga amatlah penting.

“Jadi, kalau misalnya ada warga baru, bisa terdeteksi lebih dini. Ini salah satu manfaat dari peduli pada tetangga. Kalau ada warga baru, pasti diketahui,” tandasnya.

Jika semangat peduli terhadap tetangga sudah tinggi, aksi teror yang kin maeak dapat terpantau dan terdeteksi lebih dini. Masyarakat setempat bisa menanyakan warga pendatang baru dan bisa memantau aktivitasnya, agar tidak kecolongan.

“Kalau kita tahu ada warga yang mencurigakan, kita kan bisa langsung melapor, minimal ke ketua RT atau RW-nya. Biar mereka yang melapor ke polisi,” tambahnya.

Dengan demikian, penyebaran faham radikalisme bisa dicegah sedini mungkin sehingga tidak bisa berkembang. Selain itu, adanya kekompakan dan kerukunan diantara tetangga bisa memompa dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi yang diprogramkan oleh pemerintah.

“Persatuan dan kekompakan dimulai dari lingkungan terkecil. Ya, sama tetangga dulu. Sama tetangga saja tidak kompak, apalagi dengan warga lain,” tandasnya.

Kunjungan Gus Ipul ke Kota Probolinggo hari itu, merupakan kegiatan kampanye. Putra kelahiran Pasuruan ini merupakan Cagub Jatim yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno, dengan nonor urut 2. Kepada relawan, ia berpesan untuk memilih dan mencoblos nomor 2 di pemilu 27 Juni nanti. “Ingat ya, jangan lupa coblos nomor 2,” pungkasnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *