Desa Wonorejo Madiun, Manfaatkan DD 2018 untuk Bangun Jalan dan Jembatan

by
Pembangunan jembatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com – Geliat pembangunan infrastruktur, mulai ditunjukkan Pemerintah Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Beberapa fasilitas umum di Desa Wonorejo, seperti jalan, drainase, hingga jembatan, mulai diperbaiki dan dibangun, dengan memanfaatkan Dana Desa (DD).

Kepala Desa Wonorejo, Budi Sartono mengatakan, realisasi DD tahun 2018 tahap pertama, digunakan untuk pembangunan jembatan di Dusun Kedungdawung, dengan volume panjang 8 meter dan lebar 3 meter. Selain itu, untuk pembangunan jembatan kecil di 2 lokasi, serta kegiatan PKK, dan posyandu (balita).

“Karena akses utama antara kecamatan Kare dengan Kecamatan Mejayan, dan dilewati truk bermuatan pasir yang muatannya hampir 8 ton lewat di Desa Wonorejo. Akhirnya jalan desa banyak yang rusak,” ungkap Kades Budi Sartono, Jumat (6/7/2018) saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, sarana dan prasarana tersebut cukup vital karena menunjang akses perekonomian. “Dibangunnya sarana penunjang tersebut, diharapkan mampu memperlancar akses perekonomian masyarakat Desa Wonorejo,” tambah Kades Budi Sartono.

Dijelaskannya, Dana Desa juga digunakan kegiatan sosial budaya, seperti kegiatan Bersih Desa. Dalam kegiatan itu, lanjut Kades, ada rangkaian kegiatan yakni Gambyong di Candi (punden) Wonorejo, pada siang harinya, dan pagelaran wayang kulit di 2 lokasi pada malam harinya, yakni di Candi Wonorejo, dan di rumah Kasun Kedungdawung, Sarwo.

“Selain itu, Yasinan rutin di Dusun Wonorejo 3 titik. Sedangkan Yasinan di Dusun Kedungdawung digelar di 4 titik,” jelas Budi.

Untuk DD tahap 2, lanjut Kades Budi Sartono, saat ini digunakan pada sejumlah kegiatan, diantaranya pengaspalan jalan (lapen) Dusun Kedungdawung, dengan volume lebar 2 meter dan panjang 50 meter, dengan anggaran Rp 56,92 juta.

Selanjutnya jalan cor yang berada di jalan lingkungan RT 1, RT 2, RT 4, RT 5, RT 7, RT 9, RT11 dan RT 14. “Untuk jalan cor, rata-rata bervolume lebar 2,5 meter dengan ketebalan 10 cm,” rincinya.

Dan pembangunan drainase jalan Desa, mulai dari RT 8 dan RT 9, dengan panjang 200 meter. “Materialnya, pake bahan batu tebal. Kita berharap, bisa memperlancar saluran air di tempat tersebut,” kata Kades Budi Sartono.

Sekedar informasi, berdasarkan data APBDesa Wonorejo, diketahui Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp 211.597.000, Dana Desa (DD) Rp 743.826.000, Bagi Hasil Pajak Daerah (BHPD) sejumlah Rp 15.431.000, Bagi Hasil Restribusi Daerah (BHRD) Rp 4.457.000, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 502.143.000, dan Bantuan Keuangan Kabupaten Madiun (BKK) sejumlah Rp 250.000.000. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *