Bupati Minta Telusuri Kenaikan Harga Beras di Madiun, Pemprov Jatim Segera Ambil Kebijakan

by

MADIUN, FaktaNusantara.com – Harga beras yang meroket, tampaknya membuat gerah Bupati Madiun, Muhtarom. Pihaknya berjanji bakal berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian Pemkab Madiun, dan Dinas Perdagangan Pemprov Jatim, untuk menggelar operasi pasar. Upaya ini, menurut Bupati, agar harga beras bisa dikendalikan dan tidak terus melambung.

Muhtarom menegaskan, tugas Satgas Stabilitas Pangan harus dioptimalkan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Dinperdakop dan UM) Kabupaten Madiun harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kenaikan harga harus dicari tahu penyebabnya, apakah ada permainan dari para tengkulak yang menimbun beras atau penyebab lain. Satgas pangan harus cek ke tempat para tengkulak,” ucap Muhtarom, Senin 15/1/2018.

Bupati Madiun Muhtarom mengaku, tidak dapat membuat policy atau sebuah kebijakan yang berpengaruh terhadap kenaikan beras di Kabupaten Madiun.

“Kalau kebijakan itu yang jelas Pemkab Madiun tidak mampu membuat kebijakan yang berpengaruh terhadap harga itu,” kata Muhtarom.

Menurutnya, kebijakan terkait dengan kenaikan harga beras di daerah harus ditangani pihak Provinsi Jawa Timur.

“Paling tidak, ini mestinya Provinsi Jatim yang melakukan operasi pasar. Jika dilakukan Pemkab Madiun, dikawatirkan justru masyarakat dari luar daerah masuk dan membelinya untuk dibawa keluar. Yang efektif saya pikir Pak Gubenur membuat operasi pasar untuk menstabilkan harga beras,” ungkap Muhtarom. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *