Buku Tabungan Desa “Disita” Bank Jatim Kertosono Nganjuk, Ada Apa?

by
Kades Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, Hartoyo, saat menunjukkan selembar kertas, semacam berita acara terkait apa saja yang diterima pihak Bank Jatim Kertosono. (FOTO: SIS)

NGANJUK, FaktaNusantara.com – Entah apa yang menjadi penyebab, hingga buku tabungan Desa Rowomarto disita pihak Bank Jatim Kertosono, Nganjuk. Tak hanya buku tabungan desa, SIM A dan E-KTP juga ikut diamankan. Kejadian ini seperti diungkapkan Kepala Desa (Kades) Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Hartoyo, Rabu (4/7/2018).

Hartoyo menceritakan, pada Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya bersama Bendahara Desa (Bendes), ke Bank Jatim guna pencairan Dana Desa. Tidak ada persoalan dalam pencairan keuangan tersebut. Dana Desa tersebut diterima Bendes. Hanya saja, buku tabungan dan identitas kependudukan, langsung disita pihak Bank yang berlokasi di Jalan Supriadi, Kertosono itu.

“Saat itu, petugas bank beralasan, buku tabungan dan identitas yang disita bank akan dikembalikan oleh pihak bank, setelah permintaan bank untuk melengkapi administrasi yang dimaksud terpenuhi,” ungkap Hartoyo.

Kades Hartoyo merinci, selain buku tabungan desa yang disita, SIM A atas nama Sumawan, KTP lama atas nama Hartoyo, dan FC E-KTP juga atas nama Hartoyo. “Ini ada rinciannya yang disita Bank Jatim, dan ditanda tangani petugas bank,” katanya sambil menunjukkan selembar kertas, semacam berita acara terkait apa saja yang diterima pihak Bank Jatim Kertosono.

Menurutnya, selama ini, kerjasama Pemdes-nya dengan Bank Jatim tidak ada masalah. Atas kejadian ini, pihaknya mengaku jika Pemdes merasa tidak nyaman dengan kejadian tersebut.

“Saya harap, buku tabungan dan lainnya segera dikembalikan. Tapi, kita tunggu beberapa waktu kedepan, penyitaan buku tabungan oleh bank, ditengarahi menyalahi prosedur bank manapun,” tandas Kades Hartoyo.

Sementara pimpinan Bank Jatim Kertosono, tidak bersedia dikonfirmasi. Alasannya, pihaknya hendak menghadiri rapat Bank Jatim Cabang Nganjuk. Meski begitu, konfirmasi FaktaNusantara.com dialihkan kepada Selvi, petugas Bagian Pelayanan Nasabah Bank Jatim Kertosono.

Selvi berkilah, jika Bank Jatim tidak menyita buku tabungan dan lainnya. Namun, buku tabungan dan lainnya tersebut hanya diamankan oleh pihak Bank. “Kelengkapan admin dari Kades terpenuhi, buku tabungan sewaktu-waktu bisa diambil kembali,” kilahnya.

Uniknya, saat konfirmasi berlangsung, Selvi mengutarakan hal-hal yang tidak dalam materi konfirmasi, diantaranya mengungkap hal pribadi Kades Hartoyo.

Sementara itu, pemerhati perbankan, Aris Mujiono SH menyayangkan adanya peristiwa penyitaan buku tabungan desa. Menurutnya, dengan dalih apapun, menyita buku tabungan dan lainnya, jelas bukan tupoksi bank.

“Seharusnya, jika pihak bank mencurigai nasabahnya, langsung menghubungi aparat kepolisian. Bukan menyita buku tabungan dan SIM A Bendahara Desa. Itu jelas bukan tupoksi Bank,” tandas Aris. (sis/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *