Bonek asal Probolinggo yang Tewas Terlindas Truk di Surabaya, Dimakamkan

by
Prosesi pemakaman Muhammad Bilal Abdillah (16) salah satu fans berat Persebaya, yang meninggal dunia akibat dihantam truk trailler di Jalan Ahmad Yani, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 02.30 WIB. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Belasan pendukung fanatik Persebaya, Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 14.00 WIB berkumpul di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Mereka menghadiri pemakaman Muhammad Bilal Abdillah (16) salah satu fans berat Persebaya, yang meninggal dunia akibat dihantam truk trailler di Jalan Ahmad Yani, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 02.30 WIB.

Minggu (6/5) sekitar pukul 13.00 WIB, jasad korban tiba di rumah duka, RT 1 RW 2, Kelurahan Ketapang. Setelah sempat disemayamkan di rumah duka dan dishalati di masjid setempat, Remaja yang masih tercatat sekolah di MTs Unggulan tersebut, dikebumikan di pemakaman umum, timur kantor kelurahan. Tampak hadir, belasan rekan korban yang sama-sama suporter fanatik persebaya.

Mereka berasal dari Probolinggo, bahkan salah seorang diantara mereka ada yang datang dari Surabaya, turut mengantar korban dari Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo, Surabaya. Ia mengaku, jauh-jauh datang dari Surabaya ke rumah duka, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama penggemar Persebaya.

Sementara yang dari Probolinggo, tidak hanya 6 remaja yang hendak menonton laga Persebaya melawan Arema, bersama korban. Mereka yang tidak ikutpun, turut melayat dan menghadiri prosesi pemakaman. Belasan bonek tersebut, berbaur dengan pelayat lain. Mereka tampak bersedih setelah salah seorang anggota komunitas Bonek Probolinggo, yang jumlahnya sampai ratusan.

Usai acara pemakaman, Okta, rekan korban yang ikut ke Surabaya mengatakan, M Bilal merupakan korban tabrak lari truk trailer, di utara bundaran Waru, tepatnya di depan Gedung BNI.

Menurutnya, di ujung malam tersebut, sekitar pukul setengah tiga, korban menyeberang hendak naik angkutan kota menuju Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya, tempat laga. Saat menyeberang, tiba-tiba korban dihantam truk trailer yang datangnya dari selatan menuju utara.

Kemudian tubuh korban terlindas roda truk yang kabur usai menyambar dan melindas tubuh M Bilal. “Mau naik angkutan bersama saya. Dia nyabrang duluan dan dihantam trailler. Truknya tidak berhenti dan kabur,” tandasnya.

Dijelaskan, dirinya, korban dan lima temannya hendak naik angkutan kota menuju stadion 10 November, Tambaksari, Surabaya, tempat kedua kesebelasan bertanding. Karena salah seorang rekannya mengalami kecelakaan, mereka kemudian mengurungkan niatnya nonton bola dan menemani korban di RSI (Rumah Sakit Islam) Wonokromo, Surabaya. “Mau nonton bola. Karena teman kita meninggal, akhirnya enggak jadi,” tambahnya.

Okta menyebut, ia bersama enam rekannya dari Halte Ketapang menuju terminal Bungurasih, berangkat Sabtu (5/5/2018) sekitar pukul 19.00 WIB naik bus umum. Sambil menunggu pagi, mereka beristirahat dan tidur di terminal Bungurasih, Sidoarjo. Sekitar pukul 02.30 Minggu pagi, 7 suporter fanatik asal Kota Probolinggo tersebut, bangun dan ke stadion hendak naik angkutan kota. “Kejadiannya di utara bundaran Waru Sidoarja. Tepatnya di depan gedung BNI,” pungkasnya.

Dilansir dari laman Detik.com, Suporter Persebaya asal Probolinggo tersebut dihantam trailler yang hingga kini belum diketahui identitasnya, di Jalan Raya Jend S Parman Waru, Sidoarjo. Tepatnya di sebelah utara pintu keluar terminal Bungurasih. Seorang polisi mengatakan, korban tertabrak truk trailer saat hendak menyeberang jalan di depan pintu keluar Terminal Purabaya.

Disebutkan, korban menghembuskan nyawa terakhirnya di RSI Wonokromo. Korban luka di bagian perut, dimungkinkan terlindas ban mobil. Sementara, versi lain yang tersebar di media sosial menyebut, korban dihantam truk yang dicegatnya untuk tumpangan ke stadion. Meski distop, truk tidak berhenti, malah tancap gas hingga korban tertabrak. Mengetahui hal tersebut, korban sempat minggir, namun terlambat. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *