Bisnis Lesu, Bos Percetakan di Mojokerto Nekad Gantung Diri

by
Jenazah korban saat dievakuasi petugas, dan dibawa ke RS untuk divisum.

MOJOKERTO, FaktaNusantara.com – Nyuwito Heri Widodo, warga Perumahan Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (9/7/2019) siang. Diduga, pengusaha percetakan ini gantung diri, lantaran bisnisnya meredup.

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dengan seutas tali tampar pada lehernya, di tempat usaha yang disewanya di Perumahan Wikarsa Jalan Rajasa Gang 3 RT 3, RW 14 Puri, Mojokerto, dan sudah tidak bernyawa.

“Korban mengantung dengan tali tampar warna biru yang diikatkan di tembok,” ungkap Sucahyono, saksi yang juga tetangga korban.

Sucahyono mengatakan, di tempat usahanya yang disewa itu, korban menjalankan usaha percetakan skala kecil bersama adik korban. Namun belakangan, korban kerap mengeluhkan usahanya yang sedang lesu.

“Lama percetakannya sepi. Itu yang dikeluhkan Pak Heri. Dan dia memang terlihat murung dengan usahanya yang lesu ini,” ujar Sucahyono.

Sucahyono yang ikut melihat langsung kondisi korban menduga, aksi bunuh diri yang dilakukan Heri lantaran bingung dengan usahanya yang sepi akhir-akhir ini. Karena menurutnya, berulangkali Heri mengeluhkan kondisi ini kepadanya, dan beberapa tetangga tempat usaha korban lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Puri, Aiptu Sultono mengatakan, dari hasil identifikasi awal, korban diduga sengaja bunuh diri dengan cara gantung diri. “Tidak ditemukan luka apapun dari korban, hanya ditemukan barang-barang, seperti tas berisikan surat-surat, Handphone dan dompet,” paparnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tali tampar yang digunakan mengikat leher korban dan benda yang dipakai mengganjal berupa kertas. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSU Soekandar Mojosari untuk divisum. (sum/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *