Belum Ditempati, TPS Pasar Baru Kota Probolinggo Sudah Banyak Bolong

by
Kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Baru Kota Probolinggo, yang sudah bolong-bolong. Padahal, belum ditempati. (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar baru Kota Probolinggo, bolong-bolong. Padahal, TPS yang dibangun di tengah jalan Prajurit Siaman dan Jalan Cut Nya’ Dien tersebut, belum ditempati sama sekali. Diketahui, pembangunan TPS yang akan ditempati pedagang pasar baru itu tahun 2017 kemarin.

Hasil pantauan, di kedua TPS baik sisi timur maupun barat pasar baru bolong-bolong. Paling parah, TPS di jalan Siaman bagian utara, dinding triplek di sisi barat dan timur, banyak yang tidak ada. Akibatnya, TPS bolong disana-sini, hingga tak sedap dan tak elok dipandang mata.

Sedang TPS yang tidak bolong, triplek penutup dindingnya, banyak yang bergelombang dan berubah warna menjadi agak hitam. Diduga, triplek dimanfaatkan atau dicopot seseorang. Sebab, tidak ada bekas sisa triplek yang masih menempel di dinding TPS. Jika rusak karena dimakan usia dan cuaca serta sengaja dirusak seseorang, maka dipastikan masih ada sisa tripleknya, meski tinggal sedikit.

Pada permasalahan ini, tak ada sisa triplek satupun yang masih melekat ke kayu penyangga atap TPS. Karenanya, raibnya triplek penutup dinding TPS, diduga karena dicopot atau dimanfaatkan seseorang.

Pemilik toko di kanan kiri TPS, baik di timur maupun di barat Pasar baru, tidak ada yang mengetahui, mengapa TPS tersebut bolong. Apakah rusak karena dimakan usia dan diterpa angin serta hujan, atau dirusak dan dicuri tangan-tangan jahil. Saat ditanya, rata-rata mereka menggeleng kepala, tanda tidak tahu. Bahkan, tukang becak yang biasa nyanggong di dekat TPS, juga melakukan hal sama, menggerakkan kepalanya ke kiri-kanan.

Bahkan, salah satu putra pemilik toko di jalan Prajurit Siaman mengaku heran, mengapa TPS di depan tokonya bolong-bolong. Padahal, di siang hari, saat ia menunggui tokonya melayani pembeli, tidak terlihat seseorang mencopoti dinding triplek. Yang jelas menurutnya, dikala siang tripleknya masih menempal, tahu-tahu besok paginya, tripleknya sudah tidak ada.

“Nggak tahu pak. Soalnya siangnya ada, pagi tripleknya sudah tidak ada. Mungkin diambil malam hari,” jelasnya.

Pria tersbut juga menanyakan kapan TPS tersebut ditempati. Padahal sudah satu tahun dibangun dan hingga sekarang masih tak berpenghuni alias tidak ditempati. Ia juga heran, mengapa dibangun atau dibuat tahun lalu, kalau tidak ada yang mau menempati. Mestinya Pemkot, menurutnya, begitu TPS selesai, langsung ditempati.

“Kan eman kalau tidak ditempati. Kalau dibiarkan seperti ini terus, lama-lama bolong semua. Dinding tripleknya, habis,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Pemkot Probolinggo Amin Fredi mengatakan, bolongnya TPS yang akan ditempati pedagang Pasar Baru saat pasar baru mulai dibangun itu, akan disampaikan ke rekanan yang mengerjakan. Menurutnya, perbaikan TPS bolong menjadi tanggungjawab rekanan yang membangun TPS tersebut.

“Masa perbaikannya menjelang TPS akan ditempat. Kalau sekarang diperbaiki, nanti bolong lagi,” katanya singkat. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *