Antisipasi Bom, Kapolresta Probolinggo Pimpin Langsung Penggeledahan Mobil Boks

by
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, saat memeriksa isi mobil boks, serta barang bawaan sopir dan kernetnya, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, Selasa 15/5/2018). (FOTO: MOJO)

PROBOLINGGO, FaktaNusantara.com – Setelah memperketat penjagaan di Mako Polresta, Mapolsek dan sejumlah kantor serta pos polisi, Polres Probolinggo Kota menggeledah mobil boks, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Penggeledahan dilakukan di Jalan Raya Soekarno-Hatta, tepatnya di depan pabrik kecap, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.

Tak hanya itu, Polresta juga menyempatkan diri mendatangi stasiun Kereta Api (KA). Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal, yang memimpin operasi tersebut, menyempatkan diri berdialog dengan penumpang KA. Hanya saja, petugas tidak memeriksa barang bawaan (tas) penumpang. Adapun KA yang dimasuki Kapolresta yakni KA Sri Tanjung dan Mutiara Timur, yang tiba di stasiun pukul 11.00 WIB.

Sementara operasi kendaraan di jalan Soekarno-Hatta, Kapolresta menyempatkan diri memeriksa belasan mobil boks, yang dihentikan petugas. Seluruh pengemudinya ditanyakan surat jalan dan dicocokkan dengan barang yang diangkutnya. Dalam penggeledahan tersebut, petugas dan Kapolresta tidak menemukan bahan peledak alias bom.

“Tidak, kami tidak menemukan. Kami akan terus melakukan operasi kendaraan boks,” tandasnya ke sejumlah wartawan.

Tak hanya kendaraan boks, operasi lanjutan juga akan diarahkan ke kendaraan penumpang umum dan kendaraan roda dua. Mengenai jalur hari dan waktunya, AKBP Alfian tidak menyebutkan. Menurutnya, hal tersebut akan diatur kemudian dan akan ditentukan mendadak. Sedang waktu operasi, bisa pagi, siang, malam dan dinihari menjelang pagi. “Kita tentukan jelang berangkat operasi saja,” tambahnya.

Saat operasi berlangsung, Alfian memeriksa belasan mobil boks. Bahkan, ia sempat naik dan masuk ke dalam boks untuk mengkroscek barang bawaan disesuaikan dengan barang yang tertulis di surat jalan. Dari sekian barang yang diangkut mobil boks, tak ada satupun barang yang tidak sesuai dengan surat jalan. “Semuanya sesuai dengan surat jalan. Kan di surat jalan itu, tertulis barang yang diangkut. Ya, kami cocokkan,” jelasnya.

Kapolresta juga memeriksa tas bawaan kru boks yang berisi pakaian dan kebutuhan mandi. Sedang surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, tidak diperiksa.

“Tujuan kami hanya mencari barang yang ada hubungannya dengan teroris. Makanya, kami tidak memeriksa SIM dan STNK-nya. Dan rata-rata sopir boks, surat-suratnya lengkap. Karena boksnya milik perusahaan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu sopir boks mengaku, tidak terganggu dengan pemeriksaan petugas. Malahan, ia mendukung langkah yang diambil pihak kepolisian. Ia kemudian mengingat kembali bom yang meledak di Jakarta beberapa tahun sebelumnya, yang dibawa teroris dengan mobil boks.

“Kalau ada boks yang membawa bahan peledak dan meledak di jalan seperti di Jakarta, kami yakin akan banyak korbannya. Kami dukung langkah Polresta, demi keamanan dan kenyamanan kita bersama,” ujarnya. (mojo/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *