30 Persen DD di Desa Plumpungrejo Madiun, Untuk Padat Karya Tunai

by
Kades Plumpungrejo (batik bertopi), saat berdialog dengan Ketua TPK (baju hijau) di lokasi pembangunan rabat jalan yang dibiayai DD. (FOTO: S.RUD)

MADIUN, FaktaNusantara.com – Dana desa (DD) Tahun 2018 di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mulai direalisasikan. Sebesar Rp 186 Juta dari DD tersebut, digunakan untuk pembangunan rabat jalan di Dusun Plumpung Kidul, desa setempat. Proyek ini, dilakukan secara padat karya tunai.

Ketua TPK Desa Plumpungrejo, Sutrisno menjelaskan, jika di Desa Plumpungrejo ada 2 kegiatan. Yakni pembangunan rabat jalan di Dusun Plumpung Kidul, dan peningkatan jalan berupa hotmix di Dusun Puser yang saat ini masih tahap persiapan.

“Dalam proses pekerjaan pembangunan rabat jalan ini, kita pakai sistem padat karya tunai. Semuanya warga Dusun Plumpung Kidul, dilibatkan. Seperti RT 11, 12, 13 dan RT 14,” terang Sutrisno, Jumat (4/5/2018) di lokasi pembangunan.

Kepala Desa Plumpungrejo, Agus Sriyono menyampaikan, semua proyek pembangunan di Tahun 2018 yang anggarannya berasal dari DD, wajib digunakan secara swakelola atau padat karya tunai dengan memberikan upah bagi masyarakat Desa Plumpungrejo sebesar 30 persen dari nilai proyek pembangunannya.

“Harapannya agar masyarakat Desa Plumpungrejo dengan adanya pemberdayaan ekonomi ini, otomatis bisa mendongkrak perekonomiannya,” ujar Agus Sriyono.

Ia juga mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan DD, harus mengedepankan program padat karya, yaitu menggunakan sebanyak mungkin tenaga kerja setempat dengan prioritas masyarakat yang menganggur. Mereka akan diberikan suatu pekerjaan dalam suatu kegiatan yang dibiayai oleh DD. Dengan program swadaya tersebut, rasa memiliki masyarakat pada desanya akan lebih tinggi.

“Dengan begitu, mereka dapat penghasilan. Selanjutnya, akan meningkatkan daya beli masyarakat Desa Plumpungrejo setempat,” sambungnya.

Pihaknya juga merinci, volume rabat jalan Dusun Plumpung Kidul ini sepanjang 330 meter dengan lebar 3 meter.

Sementara PTPKD Desa Plumpungrejo, Khosim menjelaskan, secara teknis pembangunan rabat jalan di Dusun Plumpung Kidul tetap menggunakan besi cor berukuran 6 mm yang di-ram. Sedangkan ketebalan 12 cm sampai 15 cm. “Agar kuat dan tidak gampang retak. Benar, pekerjaan ini diawasi masyarakat, BPD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” terang Khosim. (s.rud/fn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *